Sabtu, 31 Oktober 2026
11:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Amou Haji

Bagikan:

Amou Haji (Persia: عمو حاجى, har. 'Paman Hajji'; 20 Agustus 1928 – 23 Oktober 2022) dijuluki sebagai "Laki-laki Terkotor di Dunia",[1] adalah seorang pria dari Iran yang menolak untuk mandi selama lebih dari 60 tahun lamanya. Amou diketahui hidup demikian karena merasakan patah hati akibat gagal menikah.

Biografi

Amou bukanlah nama sebenarnya melainkan nama samaran yang diberikan oleh orang-orang yang satu generasi dengannya. Dia lahir di Desa Dezh Gah di Provinsi Fars. Dia tidak pernah mandi lagi sejak 1957. Alasannya adalah sabun dan air mengandung penyakit. Penduduk desa mengatakan bahwa dia menjadi seperti ini karena patah hati. Gadis yang disukainya menikah dengan orang lain.

Amou tidak mau mencari pasangan lagi. Minum air dari kubangan lumpur dan merokok dengan pipa berkarat. Amou terkadang menggali lubang atau tidur di rumah yang dibangun oleh penduduk desa khusus untuknya. Amou kadang membersihkan rambutnya dengan menggunakan korek api. Dia juga sering "mandi" dengan asap.

Amou suka merokok dan jarang memakan makanan yang segar. Dia berkata bahwa pemuda atau keponakan yang mengurusnya membuat hatinya bertambah sedih. Pada suatu waktu, beberapa pemuda menyiramnya dengan air. Memaksa orang tua itu untuk mandi, Amou melarikan diri.

Ceritanya didokumentasikan pada 2013 dengan judul The Strange Life of Amou Haji. Amou meninggal dunia di umur 94 tahun. Pemakamannya disaksikan oleh banyak orang dari luar daerah.

Lihat juga

  • Dirty Dick — Pedagang Inggris yang tidak mau mandi setelah istrinya meninggal

Referensi

  1. ↑ Azizah, Khadijah Nur. "Kisah Amou Haji, 'Pria Terkotor di Dunia' yang Meninggal Dunia setelah Mandi". detikHealth. Diakses tanggal 2026-07-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan