Jumat, 09 Oktober 2026
21:14 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Aminasi

reaksi kimia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai animasi.

Aminasi adalah proses pengenalan atau pemasukan gugus amina ke dalam suatu molekul organik. Reaksi ini sangat penting karena senyawa organonitrogen banyak dijumpai dan memiliki peranan penting dalam berbagai bidang kimia.

Reaksi

Enzim aminase

Enzim yang mengatalisis reaksi aminasi disebut aminase. Aminasi secara enzimatik dapat berlangsung melalui beberapa mekanisme, antara lain reaksi dengan amonia atau amina lain, seperti pada alkilasi, aminasi reduktif, dan reaksi Mannich.

Substitusi alkohol

Banyak amina alkil diproduksi secara industri melalui aminasi alkohol menggunakan amonia dengan bantuan katalis asam padat. Pada proses ini, alkohol terlebih dahulu mengalami dehidrasi menjadi alkena, kemudian alkena tersebut bereaksi dengan amonia membentuk amina.

Contohnya adalah produksi tert-butilamina:

NH3 + CH2=C(CH3)2 → H2NC(CH3)3

Reaksi Ritter antara isobutena dan hidrogen sianida tidak sesuai digunakan untuk tujuan ini karena menghasilkan limbah dalam jumlah yang terlalu besar.[1]

Dengan cara yang serupa, asam α-hidroksi dapat langsung diubah menjadi asam amino menggunakan larutan amonia, gas hidrogen, dan katalis logam rutenium heterogen.[2]

Aminasi elektrofilik

Artikel utama: Aminasi elektrofilik

Pada umumnya, amina bertindak sebagai nukleofil yang bereaksi dengan senyawa organik lain yang berperan sebagai elektrofil. Namun, pada beberapa amina yang miskin elektron, seperti oksaziridina, hidroksilamina, oksima, dan substrat lain yang mengandung ikatan N–O, sifat reaktivitas tersebut dapat berbalik sehingga amina bertindak sebagai elektrofil. Reaksi semacam ini disebut aminasi elektrofilik. Substrat organik yang kaya elektron dan dapat berperan sebagai nukleofil dalam proses ini antara lain karbanion dan enolat.

Hidro- dan karboaminasi

Pada hidroaminasi, amina ditambahkan ke dalam alkena.[3] Apabila amina yang digunakan merupakan amina tersubstitusi, reaksi tersebut menghasilkan karboaminasi alkena, yaitu pembentukan ikatan karbon–karbon dan karbon–nitrogen secara bersamaan pada molekul alkena.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Eller, Karsten; Henkes, Erhard; Rossbacher, Roland; Höke, Hartmut (2005), "Amines, Aliphatic", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a02_001{{citation}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |authors=
  2. ↑ Deng, Weiping, et al. "Catalytic amino acid production from biomass-derived intermediates." Proceedings of the National Academy of Sciences 115.20 (2018): 5093-5098. DOI:10.1073/pnas.1800272115
  3. ↑ Liangbin Huang, Matthias Arndt, Käthe Gooßen, Heinrich Heydt, and Lukas J. Gooßen "Late Transition Metal-Catalyzed Hydroamination and Hydroamidation" Chem. Rev., 2015, 115 (7), hlm. 2596–2697. DOI:10.1021/cr300389u
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan