Selasa, 22 September 2026
02:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Ambrones

Ambrones

250px-Cimbrians_and_Teutons_invasions.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Migrasi Teuton dan Cimbri.
X (merah) Kekalahan Cimbri, Ambrones dan Teuton.
X (biru) Kemenangan Cimbri, Ambrones dan Teuton.

Ambrones (bahasa Yunani Kuno:Ἄμβρωνες) merupakan nama dari sebuah suku kuno yang disebutkan oleh para penulis Romawi. Suku tersebut pada umumnya dianggap sebagai suku bangsa Jermanik[1][2] dari Jutlandia.[1]

Lihat pula

Catatan

  1. 1 2 Hussey, Joan Mervyn (1957). The Cambridge Medieval History. CUP Archive. hlm. 191–193. It was the Cimbri, along with their allies the Teutones and Ambrones, who for half a score of years kept the world in suspense. All three peoples were doubtless of Germanic stock. We may take it as established that the original home of the Cimbri was on the Jutish peninsula, that of the Teutones somewhere between the Ems and the Weser, and that of the Ambrones in the same neighborhood, also on the North Sea coast.
  2. "History of Europe". Encyclopædia Britannica Online. Diakses tanggal Juni 26, 2018. Even before 200 bce the first Germanic tribes had reached the lower Danube, where their path was barred by the Macedonian kingdom. Driven by rising floodwaters, at the end of the 2nd century bce, migratory hordes of Cimbri, Teutoni, and Ambrones from Jutland broke through the Celtic-Illyrian zone and reached the edge of the Roman sphere of influence, appearing first in Carinthia (113 bce), then in southern France, and finally in upper Italy.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan