Sabtu, 26 September 2026
18:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Alloparenting

Pengasuhan kepada anak yang bukan keturunan pengasuhnya

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Mei 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Alloparenting adalah istilah yang mengacu kepada pengasuhan yang diberikan kepada anak yang bukan keturunan pengasuhnya.[1] Istilah ini pertama kali digunakan oleh Edward O. Wilson pada tahun 1975 yang berjudul Sociobiology.[2] Selain itu, Wilson menggunakan istilah alloparent untuk pengasuhnya, serta allomaternal dan allopaternal untuk memisahkan jenis kelamin pengasuhnya.

Istilah ini juga mencakup alloparent yang berkerabat secara genetik dengan si anak, seperti saudara kandung atau bibi.[3]

Perilaku alloparenting telah ditemukan pada 120 mamalia dan 150 burung.[3]

Referensi

  1. ↑ Wisenden, Brian D (1999). "Alloparental care in fishes". Reviews in Fish Biology and Fisheries. 9 (1): 45–70. doi:10.1023/a:1008865801329.
  2. ↑ Rowell, T. E.; Hinde, R. A.; Spencer-Booth, Y. (1964). ""Aunt"-infant interaction in captive rhesus monkeys". Animal Behaviour. 12: 219–226. doi:10.1016/0003-3472(64)90004-1.
  3. 1 2 Riedman, Marianne L. (1982). "The evolution of alloparental care and adoption in mammals and birds". The Quarterly Review of Biology. 57 (4): 405–435. doi:10.1086/412936.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan