Rabu, 28 Oktober 2026
16:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Alka besar

Alka besar

Bagikan:
Alka besar
250px-Alca_impennisAMF064LB.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi auk besar karya GE Lodge
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Pinguinus

Nama binomial
Pinguinus impennis
Artikel takson sembarang

Alka besar (Pinguinus impennis), juga dikenal dengan sebutan penguin, adalah salah satu spesies burung besar yang tidak bisa terbang yang kini sudah punah. Mereka diburu untuk diambil daging dan bulunya. Burung ini pertama kali muncul sekitar 400.000 tahun yang lalu dan pada akhirnya mengalami kepunahan di pertengahan abad ke-19; pasangan burung alka besar terakhir mati dicekik oleh dua pelaut Islandia di pulau Eldey pada tahun 1844, sementara telur terakhirnya secara tidak sengaja terinjak oleh salah satu pelaut tersebut.[1]

Nama penguin berasal dari burung alka besar, karena kata "penguin" adalah kata dalam bahasa Kelt yang berarti "alka besar"[2] Penguin sendiri baru ditemukan belakangan dan para pelaut yang menemukannya merasa bahwa burung tersebut mirip dengan alka besar.

Burung ini memiliki punggung yang berwarna hitam dan bagian perut dan dada yang berwarna putih.[2] Sayapnya sangat pendek, sehingga burung ini tidak bisa terbang. Saat berdiri di daratan, tinggi burung ini tercatat mempunyai tinggi sekitar 75 cm.[2] Mereka menghabiskan sebagian besar waktu mereka di laut. Mereka baru datang ke kawasan pesisir pada musim panas untuk berkembangbiak. Mereka hidup di dalam koloni yang besar di pulau-pulau berbatu di Samudra Atlantik utara dari Kanada hingga Norwegia.[2] Pada musim dingin mereka dapat menjangkau kawasan Florida dan Spanyol selatan.[2]

Referensi

  1. ↑ "The great auk: the extinction of the original penguin - Google Books". books.google.com.au. Diakses tanggal 4 Oktober 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 "Recently extinct animals - Species Info - Great Auk". petermaas.nl. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-15. Diakses tanggal 4 Oktober 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pinguinus impennis.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan