Rabu, 28 Oktober 2026
17:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Ali Yachkaschi

Bagikan:
Ali Yachkaschi
Lahir(1939-04-30)30 April 1939
Meninggal1 Mei 2025(2025-05-01) (umur 86)
Jerman
AlmamaterUniversitas Göttingen
Dikenal karenaBapak Ilmu Lingkungan di Iran
Karier ilmiah
BidangIlmu lingkungan, Pendidikan kehutanan

Ali Yachkaschi (Persia: علی یخکشی; ejaan alternatif: Ali Yakhkeshi; 30 April 1939 – 1 Mei 2025) adalah seorang profesor ilmu lingkungan, aktivis lingkungan, dan penulis asal Iran. Setelah memperoleh ijazah sekolah menengahnya, ia meninggalkan Iran untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Göttingen di Jerman. Ia meraih gelar B.Sc, M.Sc, serta gelar PhD dalam manajemen dan kebijakan sumber daya alam dari Universitas Göttingen. Ia dikenal sebagai “Bapak Ilmu Lingkungan di Iran” karena upaya dan pencapaiannya yang luar biasa dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap perlindungan lingkungan di negara tersebut, termasuk pendirian ilmu lingkungan sebagai bidang studi independen pada tahun 1974 di Universitas Teheran, Iran.[1][2] Selama kariernya di universitas-universitas Teheran dan Mazandaran, ia memprakarsai berbagai program pertukaran bagi mahasiswa dan staf akademik dari fakultas kehutanan dan ilmu lingkungan Iran dan Jerman, sehingga berkontribusi dalam memperkuat pemahaman budaya dan ilmiah timbal balik antara pusat-pusat ilmiah di kedua negara.

Biografi

Ali Yachkaschi lahir pada 30 April 1939[3] di desa Yachkasch, sebuah desa pegunungan yang terletak di kawasan berhutan di selatan Behshahr, Provinsi Mazandaran, di Iran utara. Ia menyelesaikan pendidikan dasar, menengah pertama, dan menengah atas di Behshahr sebelum berangkat ke Jerman untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Georg-August Göttingen. Setelah kembali ke Iran pada tahun 1967, ia berkontribusi dalam mendirikan ilmu lingkungan sebagai bidang studi independen di fakultas sumber daya alam Universitas Teheran. Ia dianugerahi berbagai penghargaan dan beberapa kali mendapat pengakuan atas upayanya dalam bidang pendidikan dan penelitian ilmu lingkungan.[4] Contohnya, ia dinobatkan sebagai profesor universitas terkemuka di Iran (2000), profesor veteran Universitas Mazandaran (2001), Piala Lingkungan Nasional (2002), serta patung emas dari Asosiasi Pencinta Lingkungan Iran (2004). Ia juga memprakarsai salah satu upaya awal terhadap gagasan Dialog Antarperadaban di lingkungan akademik Jerman.[5] Yachkaschi meninggal pada 1 Mei 2025 dalam usia 86 tahun.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Administrator. "پروفسور علي يخكشي". mashahirmazand.ir (dalam bahasa Persia). Diakses tanggal 2026-05-11.
  2. ↑ "علی یخکشی درگذشت". خبرآنلاین (dalam bahasa Persia). 2025-05-01. Diakses tanggal 2026-05-11.
  3. ↑ زیستن برای زمین (dalam bahasa tidak diketahui)
  4. ↑ "Mazandaran Province Prominent Foundation". Diarsipkan dari asli tanggal 21 Desember 2013. Diakses tanggal 8 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Yachkaschi, A. (1998) "Ein Beitrag zur Völkerverständigung"
  6. ↑ درگذشت پدر علم محیط‌زیست (dalam bahasa tidak diketahui)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan