Sabtu, 03 Oktober 2026
13:57 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Ali Geno

Jenderal Indonesia

Bagikan:
Ali Geno
Pangdam I/Bukit Barisan
Masa jabatan
1986–1987
PendahuluDjarot Supadmo
PenggantiAsmono
Informasi pribadi
Lahir(1935-09-20)20 September 1935
Suami/istriSiti Jubaedah Maharani
Anak
  • Bisma W.A.G
  • Atika Ika Paksi
  • Nila Ayusti
  • Didit Widiarti
  • Indah Priharti
  • Luhur Irfan L.K.Y
  • Oskar Prapat
AlmamaterAkademi Militer Nasional (1960)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-Pdu_mayjendtni_komando.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI
SatuanZeni
NRP18578

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Ali Geno (lahir 20 September 1935) adalah seorang Pangdam I/Bukit Barisan. Ia menggantikan Almarhum Mayjen TNI Djarot Supadmo yang gugur dalam kecelakaan pesawat Helikopter Aloutte III. Dari pernikahannya dengan Siti Jubaedah Maharani, Ali dikaruniai enam anak. Beliau suka bermain bola voli, renang, tenis, dan golf. Ia juga dikenal intim dengan wartawan[1]

Kehidupan

Tamat SMA B, perwira tinggi dari generasi penerus ini sempat kuliah di Fakultas Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1957. Namun, tidak lama, perhatiannya beralih meminati bidang militer. Pada tahun yang sama, ia masuk jurusan teknik Akademi Militer di Bandung, dan lulus dengan pangkat letnan II pada tahun 1960.

Sejak saat itu, Ali mengembangkan karier militer lebih banyak di Sumatra, terutama di Kodam II/Bukit Barisan. Bermula di Medan, "Saya menjadi Komandan Peleton Zipur I," tuturnya. Pangkat dan jabatannya cepat meningkat, dan ia boleh berkesempatan menempuh beberapa pendidikan militer, antara lain Suslapa ZI, Latihan Dasar Para, dan Latihan Infanteri Gaya Baru.[1]

Selesai Seskoad di Bandung, pada tahun 1974 Ali dikirimkan ke India untuk mengikuti Defense Services Staff College Wellington. Kembalinya ke tanah air, ia dilantik menjadi Wakil Komandam Rindam II di Pematangsiantar. Pada tahun 1978, ia kemudian bertugas sebagai Asisten Operasi Kastaf. Baru pada tahun berikutnya, Ali dipindahkan ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Disini ia diangkat sebagai Komandan Resimen 032 Wirabima.[1]

Pendidikan

Karier militer

  • Komandan Peleton, Batalyon Zeni Tempur 1, Medan[2]
  • Komandan Detasemen Zeni Tempur 2 (27 September 1969 –26 Januari 1972)[2]
  • Wakil Asisten 2/Operasi Kepala Staf Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan (1973)[2]
  • Wakil Komandan Resimen Induk Daerah Militer II/Bukit Barisan, Pematangsiantar (1975)[2]
  • Asisten 2/Operasi Kepala Staf Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan (1976)[2]
  • Pgs. Inspektur Jenderal Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan (1977)[2]
  • Komandan Resor Militer 032/Wirabraja (1979)[2]
  • Kepala Staf Komando Daerah Militer III/17 Agustus[2]
  • Kepala Staf Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (27 April 1985 –9 Juni 1986)[2]
  • Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (23 April 1986 –6 Juni 1987)[2]
  • Staf di Staf Umum Angkatan Darat[2]

Referensi

  1. 1 2 3 APA & SIAPA sejumlah orang Indonesia 1985-1986. Tempo (Jakarta, Indonésie) (Edisi Cet. 1). Jakarta: Grafiti Pers. 1986. ISBN 979-444-006-X. OCLC 37095471.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Bachtiar, Harsya W. (1988). Siapa dia? Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta. hlm. 111. ISBN 9789794281000.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan