Jumat, 06 November 2026
02:33 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Alhambra

Alhambra

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Alhambra dan Alhambra (disambiguasi).
UNESCO World Heritage Site in Andalusia, SpanyolTemplat:SHORTDESC:UNESCO World Heritage Site in Andalusia, Spanyol
Alhambra
Situs Warisan Dunia UNESCO
250px-Dawn_Charles_V_Palace_Alhambra_Granada_Andalusia_Spain.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,10,37.17695,-3.59001,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Alhambra&revid=30079607&groups=_a4309e49bb9cf6e1f01bc4829bd3810649d1e887&parser=parsoid
Peta interaktif Alhambra
LokasiGranada, Andalusia, Spanyol
Bagian dariAlhambra, Generalife dan Albayzín, Granada
KriteriaBudaya: i, iii, iv
Referensi314-001
Pengukuhan1984 (Sesi ke-8)
Perluasan1994
Koordinat37°10′37″N 3°35′24″W / 37.17695°N 3.59001°W / 37.17695; -3.59001
Alhambra di Spanyol
Alhambra
Lokasi di Spanyol

Alhambra (bahasa Arab: الحمراء = Al-Ħamrā'; berarti "merah") adalah nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah dari Kekhalifahan Bani Ummayyah di Granada, Spanyol bagian selatan (dikenal dengan sebutan Al-Andalus ketika benteng ini didirikan), yang mencakup wilayah perbukitan di batas Kota Granada.[1] Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal khalifah beserta para pembesarnya.

Istana ini merupakan pusat kekuasaan Bani Ahmar, yang merupakan kekhalifahan terakhir di Andalusia. Istana ini menjadi bukti kejayaan Islam di Andalusia.[2]

Sejarah

Pada tahun 1232 Miladiyah, Sultan Muhammad bin Al-Ahmar membangun istana indah di bukit La Sabica. Istana ini dikenal nama Alhambra, karena dindingnya kemerah-merahan.

Istana Alhambra terletak di titik paling strategis kota Granada. Berada pada ketinggian kurang lebih 150 meter. Dari tempat ini, kita bisa melihat pemandangan seluruh kota hingga sejauh mata memandang. Komplek Istana Alhambra seluas 14 hektar, dikelilingi benteng-benteng dengan pola tak teratur.

Catatan tertua tentang keberadaaan situs ini ditulis pada tahun 889 M oleh Sawwar bin Hamdun. Catatan tersebut mengisahkan ketika terjadi perang sipil di masa kekhalifahan Bani Umayyah di Cordoba, Sawwar mencari perlindungan di sebuah benteng bernama Alcazaba.

Kini Alcazaba diyakini sebagai tempat pertama dan bangunan tertua yang didirikan di areal tempat di mana Alhambra kemudian berdiri. Alhambra merupakan satu-satunya kota peninggalan kerajaan Palatine yang masih hidup dari zaman keemasan islam dan sisa Dinasti Nasrid, kerajaan Islam terakhir di Eropa Barat.

Konstruksi/Susunan Bangunan

250px-Alhambra_by_Juan_Laurent.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail jendela dan hiasan arabes di Sala de las Dos Hermanas, kompleks Alhambra, dalam foto karya Juan Laurent dari 1874.

Istana Alhambra dibagi menjadi tiga bagian, yang ketiganya dibangun pada era pemerintahan yang berbeda. Bagian pertama, yang tertua bernama Mexuar. Sebagian catatan sejarah meragukan asal-usul bangunan tersebut.

Berdasarkan catatan Ibn Zamrak, penyair terkenal era pemerintahan Bani Ahmar, bangunan tersebut dibuat Sultan Muhammad I atau Abu Abdullah Muhammad bin Yusuf bin Nasr. Istana ini dipilih sebagai tempat tinggal utamanya sekaligus sebagai ruang kerjanya.

Bagian interior bangunan Maxuar sudah banyak ditambahkan dan dilakukan renovasi. Namun, bagian dalamnya bangunan tersebut tampak masih utuh dan mengekspresikan cita rasa arsitektur Islam. Seperti empat pilar dan kolum yang ada di dalamnya, kaligrafi dengan tulisan kufi di dinding, serta corak marmer yang juga menempel di dinding Mexuar.

Bagian kedua, bernama Istana Comares (The Comares Palace). Ini merupakan bagian terpenting dari keseluruhan situs di komplek Alhambra. Karena di aula istana inilah singgasana sultan berada. Sebagian besar pembangunan istana ini dilakukan dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Yusuf I, dan diselesaikan hingga sempurna oleh putranya yang bernama Sultan Muhammad V turut membangun Istana Singa (Patio) di sebelah timur Istana Comares yang sebelumnya ditempati oleh taman.

Dari segi interior, terdapat dua ikon khas istana tersebut, yaitu kolam besar yang terletak di tengah-tengah istana, bernama Arrayan (Patio de Los Arrayanes), dan Menara Comares, yang merupakan menara terbesar dari keseluruhan menara yang ada di komplek Alhambra. Menara Comares terletak di sisi utara Istana Comares. Tinggi menara ini mencapai 45 meter yang strukturnya bersambung dengan benteng. Di dalam menara ini, terdapat sebuah aula terbesar dari semua ruangan yang ada di Alhambra bernama “Salón de los Embajadores” yang berada di belakang serambi utara halaman. Aula ini digunakan sebagai ruang kenegaraan untuk menerima tamu Negara.

Bagian ketiga dari Istana Alhambra adalah Istana Singa atau Palacio de los Leones. Istana Singa ini merupakan mahkota dari keseluruhan keindahan yang ada di Alhambra.

Istana ini dibangun oleh Sultan Muhammad V sebagai rumah peristirahatnnya. Letaknya tepat bersebelahan dengan Istana Comares. Pada masa Islam berkuasa, tidak ada jalan yang menghubungkan kedua bangunan ini. Barulah ketika Katolik berkuasa, dibuat jalan yang menghubungkan keduanya.

Dinding Istana Singa dipenuhi dengan dekorasi kaligrafi bercorak Kufi. Kaligrafi tersebut berisi puisi-puisi karya tiga penyair terkenal Alhambra, yaitu Ibn al-Yayyab (1274-1349), Ibn al-Jatib (1313-1375) dan Ibn Zamrak (1333-1393).

Di antara para penyair tersebut, Ibn Zamrak dianggap sebagai penyair Alhambra yang paling populer. Semasa hidupnya, Ibn Zamrak juga sempat menjabat sebagai sekretaris kanselir kerajaan dan perdana menteri.

Ikon dari seluruhan keindahan seni di istana ini adalah kolam air mancur atau Patio de los Leones. Air mancur tersebut dihiasi dengan 12 patung singa yang melingkar. Dari mulut patung-patung singa tersebut akan keluar air yang memancur. Dalam urutan yang terkendali, singa-singa tersebut akan aktif jam demi jam hingga semua singa menyemburkan air pada tengah hari.

Di samping sebagai ikon hiasan istana, air mancur dari mulut singa tersebut akan mengalir ke empat penjuru mata angin yang berujung pada teras empat ruangan utama di Istana tersebut. Yaitu The Sala de las Dos Hermanas (“Hall of the Two Sisters”) di bagian utara, The Hall of the Abencerrajes di bagian selatan, The Hall of The Kings (The Sala de los Reyes) di bagian timur, dan The Court of the Lions (Sala de los Mocdrabes) di bagian barat.

Pada tahun 1984, Alhambra ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO bersama dengan dua situs islam lainnya, seperti Albaicín (atau Albayzín) dan Taman Generalife. Istana Alhambra memiliki bentuk tidak beraturan yang dikelilingi benteng pertahanan.

Galeri

  • Plan of the Palacio Arabe 1889
    Plan of the Palacio Arabe 1889
  • Istana dilihat dari jauh
    Istana dilihat dari jauh
  • Mocárabes atau sarang lebah
    Mocárabes atau sarang lebah
  • Detail ukiran dari dinding, "Golden Room" patio
    Detail ukiran dari dinding, "Golden Room" patio
  • Istana Alhambra waktu malam
    Istana Alhambra waktu malam
  • Kolam di istana "El Partal"
    Kolam di istana "El Partal"
  • Efek cahaya di dalam "Bangsal singa"
    Efek cahaya di dalam "Bangsal singa"
  • Para pengunjung di dalam istana "Comares"
    Para pengunjung di dalam istana "Comares"
  • Pemandangan di timur Sierra Nevada dilihat dari Alcazaba
    Pemandangan di timur Sierra Nevada dilihat dari Alcazaba

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Centre, UNESCO World Heritage. "Alhambra, Generalife and Albayzín, Granada". UNESCO World Heritage Centre (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-27.
  2. ↑ Redaksi, Informasi (2020-04-24). "Istana Alhambra, Bukti Jejak Kejayaan Islam di Spanyol". Kumparan Travel. Diakses tanggal 2024-12-12.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  • Irwin, Robert. The Alhambra. Massachusetts: Harvard University Press, 2004.
  • Grabar, Oleg. The Alhambra. Massachusetts: Harvard University Press, 1978
  • Jacobs, Michael and Francisco Fernandez. Alhambra. New York: Rizzoli International Publications, 2000.
  • Lowney, Chris. A Vanished World: Medieval Spain’s Golden Age of Enlightenment. New York: Simon and Schuster, Inc, 2005.
  • Menocal, Maria, Rosa. The Ornament of the World. Boston: Little, Brown and Company, 2002.
  • Read, Jan. The Moors in Spain and Portugal. Great Britain: Faber and Faber Limited, 1974
  • Steves, Rick (2004). Spain and Portugal 2004, pp. 204–205. Avalon Travel Publishing. ISBN 1-56691-529-5.

Pranala luar

Alhambra

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan