Senin, 19 Oktober 2026
07:44 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Alfred Vierkandt

Alfred Vierkandt

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Juli 2023)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Alfred Vierkandt}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Infobox orangAlfred Vierkandt
250px-Bundesarchiv_Bild_183-R67126%2C_Alfred_Vierkandt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran4 Juni 1867 Suntingan nilai di Wikidata
Hamburg Suntingan nilai di Wikidata
Kematian24 April 1953 Suntingan nilai di Wikidata (85 tahun)
Berlin Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Leipzig Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaansosiolog,dosen,etnolog,filsuf Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diTechnische Universität Braunschweig
Universitas Humboldt Berlin Suntingan nilai di Wikidata
MuridErich Rothacker Suntingan nilai di Wikidata

Alfred Vierkandt (4 Juni 1867 – 24 April 1953) adalah salah seorang tokoh sosiologi yang pada awalnya beranggapan Sosiologi harus mempelajari sejarah kebudayaan. Kemudian, dia menyatakan bahwa Sosiologi harusnya mempelajari interaksi dan hasil interaksi tersebut. Masyarakat merupakan kumpulan interaksi-interaksi sosial, sehingga Sosiologi bertugas untuk mengkonstruksikan teori-teori tentang masyarakat dan kebudayaan.[1]

Menurut Vierkandt, setiap masyarakat merupakan suatu kebulatan di mana masing-masing unsur saling memengaruhi. Dasar semua struktur sosial adalah ikatan emosional; tak ada konflik antara kesadaran individual dengan kelompok karena individu tunduk kepada tujuan kelompoknya. Hubungan antar individu merupakan suatu mata rantai, hubungan tersebut timbul dan hilang, tetapi struktur dan tujuan sosial tetap bertahan. Sosiologi mempelajari bentuk dan struktur-struktur tersebut.[1]

Hasil Karya Alfrerd Vierkandt adalah sebagai berikut:

  1. Primitive and Civilized Peoples (1896)
  2. Inertia in Culture Change (1908)
  3. Theory of Society; Main Problems of Phlosophical Sociology (1922)
  4. Dictionary of Sociology (1913)
  5. Family, People and State in Their Social Life (1936).[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Soekanto, Soerjono; Sulistyowati, Budi (2014). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. ISBN 9789797695774.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan