Selasa, 22 September 2026
13:39 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Alashiya

Alashiya

330px-14_century_BC_Eastern_Mediterranean_and_the_Middle_East.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Timur Dekat Kuno pada zaman Amarna

Alashiya, juga disebut Alasiya, juga dikenal sebagai Kerajaan Alashiya,[1] adalah sebuah negara yang berdiri pada Pertengahan dan Akhir Zaman Perunggu, dan terletak di suatu tempat di Mediterania Timur. Wilayah tersebut adalah sumber besar dari barang-barang, khususnya tembaga, untuk Mesir Kuno dan negara lain di Timur Dekat Kuno. Wilayah tersebut disebutkan dalam sejumlah teks yang masih dilestarikan dan sekarang dianggap sebagai nama kuno dari Siprus atau wilayah Siprus. Hal ini dikonfirmasikan oleh analisis saintifik yang dilakukan di Universitas Tel Aviv terhadap lauh-lauh tanah liat yang dikirim dari Alashiya ke penguasa lainnya.[2]

Bagian dari seri mengenai
Sejarah Siprus
CYPRVS INSVLA

Referensi

  1. Knapp, A. Bernard. (1985). "J Article Alashiya, Caphtor/Keftiu, and Eastern Mediterranean Trade: Recent Studies in Cypriote Archaeology and History". Journal of Field Archaeology (dalam bahasa Inggris). 12 (2): 231–250.
  2. Goren et al. 2003

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan