Minggu, 25 Oktober 2026
02:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Akuifer artesis

Akuifer artesis

Bagikan:
330px-Flowing_artesian_well.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumur artesis.
330px-Artesian_Well.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tingkatan geologis mengenai sumur artesis.
330px-Artesian_Well_%28PSF%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Skema sumur artesis
250px-Artesianwell.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumur artesis tepi jalan dengan pipa untuk mengisi botol.
Lihat Great Artesian Basin untuk sumber air di Australia.

Sebuah akuifer artesis adalah sebuah akuifer terbatas berisi air tanah yang akan mengalir ke atas melalui sebuah sumur yang disebut sumur artesis tanpa perlu dipompa. Air dapat mencapai permukaan tanah apabila tekanan alaminya cukup tinggi, dalam hal ini sumur itu disebut sumur artesis mengalir.

Sebuah akuifer adalah satu tingkatan batu halus, seperti batu kapur atau batu pasir yang menyerap air dari sebuah aliran air. Batu berpori-pori terletak di antara batu kedap air atau tanah liat. Ini mengakibatkan tekanan tinggi, sehingga ketika air menemukan jalur keluar, air tersebut melawan gravitasi dan mengalir ke atas daripada ke bawah. Pengisian akuifer terjadi ketika permukaan air di daerah pengisiannya berada pada ketinggian yang lebih tinggi daripada kepala sumur.

Akuifer air fosil juga bisa dianggap artesis bila mengalami tekanan yang cukup dari batu-batu sekitarnya. Hal ini sama dengan banyaknya sumur minyak yang diberi tekanan.

Asal

Sumur artesis memiliki nama yang berasal dari bekas provinsi Artois di Prancis, tempat banyak sumur artesis dibor oleh biarawan Carthusian sejak 1126.[1]

Contoh sumur artesis

Australia

Amerika Serikat

Sejumlah kota di Amerika Serikat dinamai Artesia karena keberadaan sumur-sumur artesis di sekitarnya. Situs sumur-sumur artesis lainnya meliputi:

Indonesia

Ada di desa Grogolan Kecamatan Kartohajo Kab. Magetan Jawa Timur. Tapi sejak 1990an sudah mengecil debit airnya dan sekarang sudah tidak keluar lagi.

330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_gebouw_van_de_Artesische_put_op_het_Koningsplein_te_Batavia._TMnr_60005557.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung sumur artesis di Koningsplein (sekarang Medan Merdeka) di Batavia (sekitar 1885)

Kanada

Italia

  • Aquileia, Friuli-Venezia Giulia

Spanyol

  • Cella, Teruel, Aragón

Britania Raya

  • Air mancur Trafalgar Square, London (1844 hingga 1890), sumurnya mencapai kedalaman 130m.

Prancis

  • Grenelle Well di Paris (dibuka tahun 1841) yang mencapai kedalaman hampir 600m.
  • Passy Well, Prancis (dibuka tahun 1860)

Sistem artesis dalam budaya masyarakat

Selama bertahun-tahun, Olympia Beer (Tumwater, Washington) telah memroduksi bir dengan air yang diperoleh dari sumur artesis. Promosi perusahaan mengakatan banyak air artesis dipakai dalam proses pembuatan bir. Tetapi, iklannya tak pernah menjelaskan apa itu air artesis, dan mengklaim bahwa air tersebut dikontrol oleh penduduk "Artesian" yang dianggap sebagai mitos.[2] Setelah tempat pembuatan bir ini diambil alih oleh perusahaan yang lebih besar, penggunaan air artesis dihentikan, dan begitu juga kampanye periklanan.[3]

Di pusat kota Olympia, berbagai usaha dilakukan untuk mengurangi penggunaan air artesis di satu-satunya sumur umum dan telah menjadi misi dari H2Olympia: Artesian Well Advocates[4]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Frances Gies dan Joseph Gies, Cathedral, Forge, and Waterwheel diterjemahkan "Technology and Invention in the Middle Ages". Harper Perennial, 1995 ISBN 0-06-016590-1, halaman 112.
  2. ↑ Kelley Advertising & Marketing: Olympia Beer: A Good Campaign Accelerates the Death of a Brand . Accessed 2008.11.07.
  3. ↑ Beer Advocate: Olympia Beer. Accessed 2008.11.07.
  4. ↑ "It's Still the Water" Thurston County PUD Report - CONNECTIONS, Summer 2009, Vol. 3, No. 3 - http://www.wpuda.org/PDF_files/Connections/Summer2009final.pdf Diarsipkan 2011-10-08 di Wayback Machine
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan