Minggu, 18 Oktober 2026
20:37 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Akhir Sebuah Impian

film Indonesia tahun 1973

Bagikan:
Akhir Sebuah Impian
SutradaraTurino Djunaidy
PemeranEmilia Contessa
Broery Marantika
Benyamin Sueb
Farouk Afero
Nurmaningsih
Tanggal rilis
21 Agustus 1973 (Jakarta)
Durasi... menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Akhir Sebuah Impian adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 1973.

Sinopsis

Yanti (Emilia Contessa), yatim-piatu pada usia 15 tahun, meninggalkan Banyuwangi, menuju Jakarta untuk meraih cita-cita jadi penyanyi. Sesampai di Jakarta ia tertabrak mobil karena salah menyeberang jalan. Penabraknya Irwan (Broery Marantika), penyanyi, lalu membawanya ke rumah sakit dan membiayai perawatannya. Yanti ternyata buta akibat tabrakan itu.[1] Dokter mengatakan bisa pulih tetapi tak tahu kapan dan bagaimananya (?). Sekeluarnya dari rumah sakit, Yanti dititipkan pada kawan Irwan, Yamin (Benyamin S), yang juga penyanyi dan pemain film. Hubungan Yanti-Irwan makin akrab. Ayah Irwan (Farouk Afero) marah, karena menginginkan Irwan kawin dengan Anita (Roos Sumanti). Irwan tak setuju. Ia lalu disuruh keluar negeri mewakili urusan bisnisnya. Sementara Irwan pergi, ayahnya membuat Yanti pergi dari rumah kontrakannya. Pengalaman sedih dan terlunta-lunta dialaminya: mau diperkosa, bahkan akan dijual keperawanannya oleh germo Isah (Nurnaningsih). Saat inilah mata Yanti pulih, waktu kepalanya terantuk meja. Ketika pulang, Irwan marah dan mencari-cari. Tak ketemu. Yang ketemu malah Yamin. Saat hendak dipertemukan dengan Irwan, Yanti memutuskan pulang ke kampungnya. Sementara ayah Irwan yang sudah menyesal karena anaknya tak pulang-pulang, malah ditabrak mobil. Banyak lagu-lagu dari Favourite Group menghiasi film ini. Apalagi dua pemain utamanya dikenal juga sebagai penyanyi.

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ www.imdb.com https://www.imdb.com/title/tt1431000/. Diakses tanggal 2026-05-13.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan