Rabu, 04 November 2026
20:40 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Air Terjun Nyarai

air terjun di Sumatra Barat, Indonesia

Bagikan:
Waterfall in Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera BaratTemplat:SHORTDESC:Waterfall in Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat
Air Terjun Nyarai
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Air_Terjun_Nyarai&revid=29340262&groups=_b8bc45cf84bcf1674149960528aa10da9334a3e6&parser=parsoid
Peta interaktif Air Terjun Nyarai
LokasiNagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat
Koordinat0°41′01.2″S 100°21′45.8″E / 0.683667°S 100.362722°E / -0.683667; 100.362722
Tinggi total8 meter (26 ft)
Aliran sungaiSungai Parakubancakair

Air Terjun Nyarai adalah salah satu air terjun yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Air Terjun setinggi 8 meter ini terletak di kawasan Hutan Gamaran Salibutan Lubuk Alung Cagar Alam Nasional Bukit Barisan I. Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan yang rindang dan bebatuan yang sangat besar. Jika diperhatikan, air yang turun dari Air Terjun Nyarai ini seperti dibendung oleh dua batu besar sebelum akhirnya masuk ke dalam kolam dengan air jernih berwarna hijau sehingga sangat indah dipandang mata. Di dalam kolam berwarna hijau itu banyak terdapat ikan, anda bisa memancing atau menangkapnya dengan pistol tombak. Menariknya, jika menggunakan pistol tembak, Anda harus menyelam ke dalam kolam tersebut menangkap ikan.[1][2] Diatas kolam menggelantung ayunan akar pohon yang bisa dijadikan permainan alam yang menarik. Wisatawan juga bisa merasakan nikmatnya bisa menyatu dengan alam karena Air Terjun Nyarai ini jauh dari kebisingan kota.[1]

Lokasi

Air Terjun Nyarai berlokasi di Dusun Gamaran, Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat

Aksesbilitas

Air Terjun Nyarai berada sekitar 20 km dari Kota Padang. Dari Kota Padang, waktu yang harus ditempuh ke tempat ini sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan umum. Jarak tempuh dari posko wsiata ke Air Terjun Nyarai sekitar 3,5 km. Dari mulai keberangkatan kita akan menemukan jalanan hutan yang masih liar. Pemandu wisata mendampingi kita agar tidak tersesat dan menghindari kemungkinan terluka di sepanjang perjalanan. Setelah menumpuh 3 km hutan liar kita harus menyeberangi sungai dangkal sepanjang 50 meter. Alangkah baiknya dari rumah kita telah membawa bekal dan air minum yang cukup. Perjalanannya memakan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan. Sangat bergantung pada stamina dan daya tahan fisik. Jadi siapkan diri sebelum memulai perjalanan. Setelah menyeberangi sungai, selanjutnya kita telah sampai di Air Terjun Nyarai.[3]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan