Selasa, 27 Oktober 2026
04:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Air Mata Fatimah

film Indonesia tahun 2015

Bagikan:
Air Mata Fatimah
SutradaraOK Hamadi
Bayu P Atmodjo
ProduserOon Aunuroup
Ditulis olehOK Hamadi
Bayu P Atmodjo
PemeranReyhanna Alhabsyi
Anindika Widya
Reza Pahlevi
Dwi Andhika
Oka Sugawa
Jian Batari
Violeta Mongi
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

Air Mata Fatimah adalah sebuah drama religi yang dirilis pada 1 Oktober 2015 yang berdasarkan kisah nyata.

Sinopsis

Hamda, janda yang ditinggal pergi suaminya entah ke mana, berjuang menghidupi diri dan anak perempuan tunggalnya, Fatimah. Hidup ibu dan anak tersebut tersisih dari penduduk desa lainnya, karena Hamda bekerja sebagai pelacur. Hamda sering disudutkan pada posisi serba salah atas permintaan anaknya: Kitab Suci Al-Qur’an, mukena, sajadah, dan buku-buku pelajaran agama Islam.

Di kampung itu tokoh agama yang disegani dan terpandang, Guru Ali Daud, mengutus anaknya, Ichsanudin, untuk mengajar Fatimah tentang agama Islam. Usaha tersebut dimanfaatkan oleh Harunsyah, saingan Ali Daud waktu muda dalam memperebutkan Hamda. Harunsyah menghasut penduduk bahwa Guru Ali Daud ada hubungan khusus dengan Hamda. Ia juga menyebar kabar bahwa Ichsanudin berbuat asusila dengan Fatimah.

Untuk meyakinkan penduduk Fatimah harus diuji dengan membaca Ayat suci Alqur’an di hadapan semua penduduk dan para ahli kitab di desa tersebut. Jika Fatimah tidak bisa membaca Al-Qur’an, maka keempat korban fitnah akan lebih teraniaya. Warga desa akan mengubur mereka hingga sebatas leher, dilempar batu, serta diusir dari desa.[1]

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan