Senin, 02 November 2026
04:10 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Air lelehan

Air lelehan

Bagikan:
250px-Kinney_Run_looking_downstream_in_Spring_2015.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Air lelehan di awal musim semi di sebuah kali di Pennsylvania, Amerika Serikat.

Air lelehan adalah air yang dihasilkan dari mencairnya salju atau es, termasuk es gletser, gunung es tabular, dan paparan es di laut. Air lelehan umum ditemukan pada awal musim semi, saat kumpulan salju dan sungai beku meleleh seiring temperatur meningkat, dan di zona ablasi pada gletser yang mana tingkat tutupan esnya berkurang. Air lelehan juga dapat dihasilkan dari letusan gunung, dengan cara yang mirip dengan proses pembentukan lahar, atau dari panas yang dihasilkan dari aliran itu sendiri.

Saat air lelehan berkumpul pada suatu titik, maka air tersebut membentuk kolam lelehan (melt ponds), yang akan membeku kembali saat cuaca disekitarnya mendingin. Air lelehan juga dapat terkumpul dan mencair dibawah permukaan es, membentuk danau subglasial. Danau jenis ini dapat terbentuk karena gabungan dari panas geotermal dan gaya gesek.[1]

Referensi

  1. ↑ "meltwater". Oxford Reference (dalam bahasa Inggris). doi:10.1093/oi/authority.20110803100149124. Diakses tanggal 2023-12-02.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan