Senin, 26 Oktober 2026
14:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Ahmose-Meritamun

Ahmose-Meritamun

Bagikan:
Ahmose-Meritamun
Patung Ahmose-Meritamun
Fragmentaris kolosal dada Ahmose-Meritamon, mengenakan wig kuno sesuai gaya yang diasosiasikan dengan Hathor - British Museum
Tempat peristirahatan terakhir
Makam TT358 di Thebes
Pasangan menikahAmenhotep I
Orang tuaFiraun Ahmose I
Ratu Ahmose-Nefertari
iaH
ms
imn
n
mriit
Ahmose Meritamun
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir

Ahmose-Meritamun (atau Ahmose-Meritamon) merupakan seorang ratu Mesir selama awal Dinasti kedelapan belas Mesir. Ia adalah saudari sekaligus istri Firaun Amenhotep I. Ia meninggal pada usia muda dan dimakamkan di makam TT358, Deir el-Bahari.

Biografi

Ahmose-Meritamun adalah putri kerajaan Ahmose I dan Ahmose-Nefertari, dan menjadi Istri Kerajaan Agung saudaranya Amenhotep I, firaun Mesir Kuno dari dinasti ke-18.[1]

Meritamun mengambil alih peran Istri Dewa Amun dari ibundanya Ahmose-Nefertari. Gelar-gelar lainnya yang dicatat untuk Meritamun termasuk: Nyonya Dua Tanah (nbt-t3wy), Istri Raja (Agung) (hmt-niswt(-wrt)), Nyonya seluruh tanah (hnwt-t3wy-tm), istri dewa (hmt-ntr), bersatu dengan mahkota putih (khnmt-nfr-hdjt), putri raja (s3t-niswt), dan saudari raja (snt-niswt). Gelar ibunda raja (mwt-niswt) juga dicatat di dalam sumber-sumber kemudian, meskipun ia tidak pernah menjadi ibunda seorang raja.[2]

Sebuah patung dari batu kapur ratu ini ditemukan oleh Giovanni Belzoni ketika ia bekerja di Karnak pada tahun 1817.[3]

Ahmose-Meritamun digambarkan di makam Inherkau (makam TT359) yang berasal dari dinasti ke-20 Mesir sebagai salah satu "Tuan dari Barat". Ia ditampilkan di barisan atas di belakang Ratu Ahhotep I dan di depan Ratu Sitamun.[1]

960px-Inherkau.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan dari makam Inherkau yang berasal dari Dinasti kedua puluh Mesir. Barisan atas, kanan ke kiri: Amenhotep I, Ahmose I, Ahhotep I, Ahmose-Meritamun, Sitamun, Siamun?, Ahmose-Henuttamehu, Ahmose-Tumerisy, Ahmose-Nebetta, Ahmose Sapair. Barisan bawah, kanan ke kiri: Ahmose-Nefertari, Ramses I, Mentuhotep II, Amenhotep II, Seqenenre Tao II, Ramose?, Ramses IV, ?, Thutmosis I.

Kematian dan makam

250px-Ahmose-Meritamun%E2%80%99s_inner_coffin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di dalam peti Ahmose-Meritamun

Jenazahnya ditemukan di Deir el-Bahri di makam TT358 pada tahun 1930 oleh Herbert Eustis Winlock. Muminya ditemukan di dua peti mati kayu cedar dan satu kotak karton. Muminya dibungkus dan dimakamkan kembali oleh para imam yang menemukan makamnya yang dirusak oleh perampok. Tampaknya ia meninggal saat masih muda, dengan bukti menderita artritis dan skoliosis.[4]

Peti mati luar (sekarang berada di Museum Mesir, JE 53140) berukuran lebih dari 10 kaki dan terbuat dari papan cedar yang digabungkan dan diukir dengan ketebalan seragam di seluruh peti mati. Mata dan alis dilapisi kaca. Jasadnya diukir dengan hati-hati dengan chevrons yang dilukis dengan warna biru untuk menciptakan ilusi bulu-bulu. Peti mati itu ditutupi emas yang telah dilucuti sejak zaman purba. Peti mati bagian dalam lebih kecil, tapi masih tingginya 6 kaki. Bagian dalam peti mati itu juga ditutupi emas tapi dilucuti dari logam mulia ini. Mumi tersebut dipasangkan dengan hati-hati di masa pemerintahan Pinedjem I. Prasasti mencatat bahwa linen yang digunakan di dalam pemakaman kembali dilakukan di Tahun 18 Pinedjem oleh Imam Agung Amun Masaharta, putra Pinedjem I. Pemakaman kembali itu dilaksanakan pada Tahun 19, bulan 3 musim dingin, hari 28.[5]

Referensi

  1. 1 2 Aidan Dodson & Dyan Hilton: The Complete Royal Families of Ancient Egypt. Thames & Hudson, 2004, ISBN0-500-05128-3, p.123, 127, 129
  2. ↑ Grajetzki, Ancient Egyptian Queens: A Hieroglyphic Dictionary, Golden House Publications, London, 2005, ISBN978-0-9547218-9-3
  3. ↑ "Upper part of a limestone statue of Queen Ahmose-Merytamun," The British Museum Web site.
  4. ↑ Tyldesley, Joyce. Chronicle of the Queens of Egypt. Thames & Hudson. 2006. p. 91, ISBN0-500-05145-3
  5. ↑ H. E. Winlock, The Tomb of Queen Meryetamun: I The Discovery, The Metropolitan Museum of Art Bulletin New Series, Vol. 33, No. 2 (Summer, 1975), pp. 77-89; Article Stable URL: https://www.jstor.org/stable/3258743
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan