Senin, 12 Oktober 2026
07:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Ah Meng

Ah Meng

Bagikan:
250px-AhMeng%2CSingapores_oldest_Orangutan_47_yrs_old_on_her_walks.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ah Meng

Ah Meng (18 Juni 1960 – 8 Februari 2008) (Hanzi sederhana: 阿明) adalah orang utan Sumatra betina dan ikon pariwisata Singapura. Ia dibawa dari Indonesia dan disimpan secara ilegal sebelum ditemukan tahun 1971. Ketika berusia sebelas tahun, ia dibawa ke Kebun Binatang Singapura.

Ah Meng meninggal dunia pada tanggal 8 Februari 2008 karena usianya sudah tua. Ia meninggal pada usia 48 tahun. Sekitar 4000 pengunjung datang ke Kebun Binatang Singapura pada hari tersebut untuk menyatakan selamat tinggal kepada Ah Meng.[1][2]

Catatan kaki

  1. ↑ "4,000 visitors bid farewell to celebrity orang utan, Ah Meng". The Straits Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-02-13. Diakses tanggal 10 Februari 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Lian Yi, Ho (9 Februari 2008). "Ah Meng Dies". Singapore Press Holdings. The Straits Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-26. Diakses tanggal 12 Januari 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan