Kamis, 01 Oktober 2026
00:45 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Aglaodorum

Aglaodorum

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Aglaodorum
250px-Aglaodorum_griffithi_Pflanzenreich.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aglaodorum griffithii[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Alismatales
Famili: Araceae
Subfamili: Aroideae
Tribus: Aglaonemateae
Genus: Aglaodorum
Schott
Spesies:
A. griffithii
Nama binomial
Aglaodorum griffithii
(Schott) Schott

Aglaodorum adalah genus monotipe dari tumbuhan berbunga dalam suku Araceae. Satu-satunya spesies yang menjadi anggota dari genus ini adalah Aglaodorum griffithii.[2]

Aglaodorum sangat mirip dengan spesies dalam genus Aglaonema. Salah satu perbedaan utama yang membedakan Aglaodorum dari spesies dalam Aglaonema adalah bahwa tumbuhan ini menghasilkan buah berwarna hijau, sedangkan spesies Aglaonema menghasilkan buah berwarna merah. Selain itu, Aglaodorum memiliki pedunkel yang lebih panjang dan hanya menghasilkan satu lingkaran bunga, alih-alih banyak bunga seperti pada Aglaonema.[3]

Aglaodorum ditemukan tumbuh di dataran lumpur pasang surut di Kalimantan, Sumatra, Indochina bagian selatan, dan Semenanjung Malaya.[2] Tumbuhan ini biasanya ditemukan tumbuh berdampingan dengan Cryptocoryne ciliata dan Nypa fruticans (nipah). Fitur menarik dari tanaman ini adalah bijinya berkecambah sebelum jatuh dari tanaman. Bijinya sendiri cenderung berukuran cukup besar.

Referensi

  1. ↑ Adolf Engler (d. 1930) - "Das Pflanzenreich" Vol. 63-65 issued 1914-1915
  2. 1 2 Kew World Checklist of Selected Plant Families
  3. ↑ Bown, Demi (2000). Aroids: Plants of the Arum Family. Timber Press. ISBN0-88192-485-7.
Ikon rintisan

Artikel bertopik yang berkaitan dengan Araceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan