Selasa, 27 Oktober 2026
09:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Afdeling Deli dan Serdang

Bagikan:

Afdeling Deli dan Serdang adalah sebuah afdeling yang pernah dibentuk dalam wilayah Keresidenan Sumatera Timur.[1] Wilayah Afdeling Deli dan Serdang terdiri dari dua onderafdeling pada awal pembentukannya dan menjadi empat onderafdeling pada perkembangannya.[2][3] Onderafdeling di Afdeling Deli dan Serdang merupakan bekas wilayah Kesultanan Deli dan Kesultanan Serdang di beberapa daerah dalam Provinsi Sumatera Utara pada masa kini.[2][4] Pemerintahan di Afdeling Deli dan Serdang dipimpin oleh seorang asisten residen yang dibantu oleh kontrolir dan gezaghebber.[2] Ibu kota Afdeling Deli dan Serdang terletak di Kota Medan.[2]

Pembentukan

Afdeling Deli dan Serdang dibentuk sebagai salah satu afdeling dalam wilayah Keresidenan Sumatera Timur. Pembentukan Afdeling Deli dan Serdang dilakukan setelah ibu kota Keresidenan Sumatera Timur dipindahkan dari Bengkalis ke Kota Medan sebagai bagian dari pengaturan ulang terhadap struktur pemerintahan Keresidenan Sumatera Timur.[1] Pembentukan Afdeling Deli dan Serdang diatur dalam Staatsblad 1900 Nomor 64.[2]

Pemerintahan dan wilayah administratif

Pemerintahan di Afdeling Deli dan Serdang dipimpin oleh seorang asisten residen yang dibantu oleh pejabat lain yang jabatannya dinamakan kontrolir dan gezaghebber.[2] Bekas wilayah pemerintahan Afdeling Deli dan Serdang saat ini mencakup wilayah Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi dan Kota Medan di Provinsi Sumatera Utara.[4] Ibu kota Afdeling Deli dan Serdang terletak di Kota Medan yang juga merupakan ibu kota Keresidenan Sumatera Timur.[5]

Wilayah pemerintahan Afdeling Deli dan Serdang pada awal pembentukannya terbagi menjadi dua onderafdeling yaitu Onderafdeling Deli dan Onderafdeling Serdang. Wilayah Onderafdeling Deli sebelumnya merupakan bekas wilayah Kesultanan Deli, sedangkan wilayah Onderafdeling Serdang sebelumnya merupakan bekas wilayah Kesultanan Serdang.[2] Pembentukan kedua onderafdeling di Afdeling Deli dan Serdang beserta batasan wilayahnya diatur dalam Staatsblad 1900 Nomor 64. Namun batas wilayah antara Onderafdeling Deli dan Onderafdeling Serdang mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan batas yang terakhir dinyatakan dalam Bijblad Nomor 14491.[2] Afdeling Deli dan Serdang kemudian terbagi lagi menjadi 4 onderafdeling yaitu Onderafdeling Deli Hilir, Onderafdeling Deli Hulu, Onderafdeling Serdang dan Onderafdeling Padang dan Bedagai.[3]

Referensi

  1. 1 2 Sjoerkani (April 1976). Sumatera Utara Membangun. Medan: Pemerintah Daerah Sumatera Utara. hlm. 37–38.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 Pemerintah Daerah Sumatera Utara (Februari 1969). Almanak Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Utara. Pemerintah Daerah Sumatera Utara. hlm. 876.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Azhari, I., dkk. (Desember 2013). Kesultanan Serdang: Perkembangan Islam pada Masa Pemerintahan Shariful Alamsyah (PDF). Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Badan Penelitian dan Pengembangan & Pendidikan dan Pelatihan, Kementerian Agama Republik Indonesia. hlm. 3. ISBN 978-602-8766-81-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. 1 2 Kerajaan Batak Sejak 1511: Geopolitik dan Perubahannya. Penerbit Widina. Mei 2025. hlm. 23.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Nisa, Jannatun (Mei 2021). Stereotip dan Prasangka dalam Komunikasi Antarbudaya Muslim Pribumi dan Etnis Cina. Surabaya: Scopindo Media Pustaka. hlm. 95. ISBN 978-623-6177-46-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan