Sabtu, 17 Oktober 2026
13:27 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Afdeling Manado

Wilayah Administratif Zaman Belanda

Bagikan:

Afdeling Manado, adalah salah satu wilayah administrasi afdeling di bawah Gubernemen Groote Oost dan bagian dari Keresidenan Manado. Afdeling ini telah berdiri sebelum bulan November 1818 dan ibu kotanya terletak di Kota Manado, sekaligus menjadi tempat kedudukan Asisten Residen. Asisten Residen pertama adalah J.F. Roos, dan pada bulan Juni 1824 digantikan dengan jabatan Residen yang dijabat oleh Johannes Wenzel.[1]

Pada tanggal 1 Januari 1926, Afdeling Gorontalo dan Afdeling Midden Celebes dimasukkan ke dalam wilayah administrasi Karesidenan Manado, bersama dengan Afdeling Manado. Afdeling Manado terdiri dari tiga onderafdeling, yaitu Amurang, Tondano, dan Manado.[2][3]

Referensi

  1. ↑ "Mengenal Provinsi Sulawesi Utara". Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-05. Diakses tanggal 3 Desember 2016.
  2. ↑ Tirtosudarmo, Riwanto (Oktober 2008). "State formation, decentralisation and East Sulawesi province: Conflict and the politics of transcending boundaries in Eastern Indonesia" (PDF). CRISE. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 3 Desember 2016.
  3. ↑ Mahid, Syakir; Sadi, Haliadi; Darsono, Wilman (2012). Sejarah Kerajaan Bungku. Yogyakarta: Penerbit Ombak. hlm. 297–298. ISBN 978-602-7544-09-3.{{cite book}}: |access-date= memerlukan |url=
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan