Selasa, 03 November 2026
00:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Aek Sibundong

sungai di Sumatera Utara

Bagikan:
Aek Sibundong
Sungai Sibundong
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Aek_Sibundong&revid=29319828&groups=_d51933c9e8197960cd6cdc6edcc6a14d231bebf2&parser=parsoid
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiDolok Sanggul[1]
 - elevasi1400 mdpl
Muara sungaiSamudera Hindia[1]
 - lokasiSorkam, Tapanuli Tengah[1]
Daerah Aliran Sungai
Sistem sungaiDAS Sibundong (0310007)[1]
Luas DAS1.172 km2 (453 sq mi)[1]
JembatanJembatan Aek Sibundong (Trans Sibolga-Barus)
Otoritas DAS/WSBPDAS Asahan-Barumun;[1] WS Sibundong-Batangtoru[2]
Informasi lokal
GeoNamesAek Sibundong
KML Peta DAS Sibundong

Aek Sibundong adalah sungai yang bermuara di pesisir barat Sumatera, di wilayah Sorkam, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.[3] Aliran hulu terjauh berada di wilayah Dolok Sanggul di ketinggian sekitar 1400 mdpl.[1][4] Aliran Aek Sibundong melintasi tiga kabupaten di Sumatera Utara yaitu, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah.[1]

Pemanfaatan

Pemanfaatan utama aliran Aek Sibundong adalah untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang berfungsi mengatasi krisis energi listrik di Sumatera Utara, dengan sistem seperti Cascade System yang memanfaatkan aliran dari PLTM Parmonangan-1 ke PLTM Parmonangan-2 untuk menghasilkan dan mengoptimalkan produksi energi listrik.[5]

Hidrologi DAS

Aek Sibundong merupakan aliran utama dalam sistem DAS Sibundong yang memiliki daerah tangkapan air dengan luas sekitar 1.172 km2 (453 sq mi). Daerah aliran sungai ini mencakup sebagian wilayah di tiga kabupaten di Sumatera Utara.[1]

Kawasan hulu DAS Sibundong berbatasan dengan DAS Batu Garigis, DAS Singkil serta DAS Asahan Toba dibagian utara kemudian DAS Batang Toru di bagian timur. Kawasan tengah hingga hilir DAS Sibundong di bagian selatan berbatasan dengan DAS Kolang.[1]

Pengelolaan DAS

Dalam pengelolaan DAS terkait konservasi, DAS Sibundong termasuk ke dalam wilayah kerja BPDAS Asahan-Barumun yang merupakan unit pelaksana teknis pada Ditjen PDASHL dibawah Kementerian Lingkungan Hidup.[6] Sedangkan dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air, DAS Sibundong merupakan bagian dari wilayah sungai yaitu WS Sibundong-Batangtoru.[2][7]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
  2. 1 2 ""PerMenPUPR No.04/PRT/M/2015 - Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai"". PERATURAN.GO.ID.
  3. ↑ "Aek Sibundong". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-09.
  4. ↑ "Dolok Sanggul topographic map, elevation, terrain". Topographic maps (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-09.
  5. ↑ "RAMPUNG, PROYEK EPC HUTAMA KARYA PLTM PARMONANGAN-2 BERKAPASITAS 2 x 5 MW RESMI BEROPERASI". PT Hutama Karya (Persero) Website. Diakses tanggal 2025-10-09.
  6. ↑ "Peraturan Menteri LHK No.14 Tahun 2022" (PDF). JDIH Kehutanan. 2025. Diakses tanggal 2025-09-21.
  7. ↑ "PerMen PUPR 09-2024" (PDF). peraturan.bpk.go.id. Diakses tanggal 2025-09-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan