Kamis, 08 Oktober 2026
18:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Adwayawarman

Bagikan:

Adwayawarman adalah bapak dari Raja Adityawarman dari Kerajaan Malayupura, menurut Prasasti Kuburajo I.[1] Nama lain tokoh ini adalah Adwayadwaja yang disebut pada Prasasti Bukit Gombak.[2] Sejarawan Slamet Muljana menduga bahwa Adwayawarman ini sama pula dengan tokoh yang bernama Adwayabrahma atau Mahisa Anabrang[3] yang disebut pada Prasasti Padang Roco.[2] Adwayabrahma adalah nama salah seorang pejabat tinggi (Rakryan Mahamantri) Kerajaan Singhasari yang diutus membawa Arca Amogapasha ke Kerajaan Dharmasraya.[2] maka Adityawarman berketurunan campuran Jawa - Melayu.[2]

Diceritakan pada kitab Pararaton bahwa Dara Jingga, salah satu putri Melayu yang turut dibawa kembali dari Ekspedisi Pamalayu, menikah dengan seorang bangsawan Jawa (alaki 'Dewa').[2] Anaknya disebut 'Tuhan Janaka' atau 'Sri Marmadewa', yang akhirnya bertahta di Sumatra dengan gelar 'Aji Mantrolot'.[2][4] Walaupun demikian, tidak ada sumber sejarah lain yang jelas, yang dapat memastikan bahwa 'Dewa' tersebut adalah Adwayawarman, dan bahwa 'Tuhan Janaka' (atau 'Sri Marmadewa', atau 'Aji Mantrolot') tersebut adalah Adityawarman.[2][4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Kozok, Uli (2015). A 14th Century Malay Code of Laws: The Nitisarasamuccaya. Vol. Vol. 16 dari Nalanda-Sriwijaya Series. Institute of Southeast Asian Studies. hlm. 39. ISBN 981-4459-74-7, 9789814459747.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Muljana, Slamet (2005). Runtuhnya kerajaan Hindu-Jawa dan timbulnya negara-negara Islam di Nusantara (Edisi cetak ulang). LKiS Pelangi Aksara. hlm. 8. ISBN 979-8451-16-3, 9789798451164.
  3. ↑ Arlado, Imron (2025-11-02). "Begini Sosok Kebo Anabrang, Komandan Muda Ekspedisi Pamalayu yang Membawa Awal Kejayaan Maritim Nusantara". Radar Majapahit. Diakses tanggal 2026-09-29.
  4. 1 2 Kozok, Uli (2006). Kitab Undang-undang Tanjung Tanah: Naskah Melayu yang Tertua. Yayasan Obor Indonesia. hlm. 36-37. ISBN 979-461-603-6, 9789794616031.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan