Sabtu, 24 Oktober 2026
05:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Adriaen Brouwer

Adriaen Brouwer

Bagikan:
Infobox orangAdriaen Brouwer
250px-Portrait_of_Adriaen_Brouwer_by_Anthony_van_Dyck.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1605 Suntingan nilai di Wikidata
Oudenaarde Suntingan nilai di Wikidata
Kematian1638 Suntingan nilai di Wikidata (32/33 tahun)
Antwerpen Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianPes Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanAntwerpen Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
Kelompok etnikOrang Flanders Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiSeni lukis Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpelukis,seniman grafis,architectural drafter (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
GenreSeni genre, lukisan lanskap dan potret Suntingan nilai di Wikidata
AliranBarok Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
330px-Adriaen_Brouwer_-_Brawling_card_players.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu karya Adriaen Brouwer yang menunjukkan perkelahian di sebuah bar

Adriaen Brouwer (lahir tahun 1605 di Oudenaarde, Flandria [sekarang Belgia] - meninggal 1 Februari 1638 di Antwerpen pada umur 33 tahun) adalah salah satu pelukis bergenre flemish yang berpengaruh pada zamannya.[1][2] Ia banyak dipengaruhi oleh seniman Flandria dan Belanda.[1] Kesuksesannya dalam melukis adegan kehidupan petani Belanda dan Flemish membuatnya populer sebagai pelukis pada abad ke-17.[2]

Sekitar tahun 1621, Brouwer menempuh pendidikannya di bawah bimbingan Frans Hals di Haarlem. Ia kemudian mempunyai reputasi tinggi di Belanda, lalu kembali ke Belanda Selatan pada tahun 1631.[1] Pada tahun yang sama ia juga terdaftar sebagai ahli dalam sebuah serikat (perkumpulan) pelukis bernama Serikat St. Lukas.[2] Pada September 1633, Brouwer sempat ditangkap dan dipenjarakan oleh Spanyol karena dianggap sebagai mata-mata.[1] Ia melukis beberapa lanskap pada tahun-tahun terakhirnya, semua gambarnya merupakan subjek yang diambil dari kehidupan umum petani, seperti menunjukkan adegan mereka sedang merokok, minum, bermain kartu, atau berkelahi di bar.[1][2] Dalam hal ini, kekasaran rakyat seperti yang ia gambarkan dalam lukisannya berbanding terbalik dengan gayanya yang halus.[1]

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan