Minggu, 27 September 2026
06:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Adad-nirari II

Adad-nirari II

Untuk Adad-nirari lainnya, lihat Adad-nirari.
500px-Assyria_in_reign_of_Adad-nirari_II.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemulihan ekonomi pada pemerintahan Adad-nirari II

Adad-nirari II (memerintah: 911[1]-891 SM) umumnya dianggap Raja Asyur pertama dalam periode Neo-Asyur.

Biografi

Ayah Adad-nirari II adalah Ashur-dan II, yang digantikannya setelah suatu pergumulan keluarga. Kemungkinan kenaikan tahtanya mendorong pemberontakan di antara para raja-raja taklukan nominal Asyur.

Dengan tegas ia menundukkan daerah-daerah yang sebelumnya hanya nominal di bawah Asyur ke dalam kekuasaannya, menaklukkan dan mendeportasi orang Aram yang dianggap merepotkan, menyusul pertempuran di persimpangan Khabur dan Efrat pada tahun 910 SM. Setelah menundukkan penduduk Neo-Het dan Hurri di utara, Adad-nirari II kemudian dua kali menyerang dan mengalahkan Shamash-mudammiq dari Babilonia, menganeksasi area besar tanah di sebelah utara Sungai Diyala dan kota-kota Hit dan Zanqu di bagian tengah Mesopotamia pada tahun yang sama. Ia menguasai lebih banyak lagi tanah dari Babilonia di bawah Nabu-shuma-ukin I pada masa pemerintahannya yang kemudian. Dia juga berkampanye ke barat, menundukkan kota-kota Aram: Kadmuh dan Nisibin. Bersama dengan sejumlah besar harta yang dikumpulkannya, ia juga berhasil mengamankan wilayah Sungai Kebar.[2] Masa pemerintahannya merupakan masa kembalinya kemakmuran ke wilayah Timur Tengah setelah ekspansi rute perdagangan Fenisia dan Aram yang menghubungkan Anatolia, Mesir di bawah Dinasti ke-22 Libya, Mesopotamia dan Mediterania.

Putra Adad-nirari II bernama "Tukulti-Ninurta II" yang terus berperang melawan musuh-musuh Asyur.[2]

Karena keberadaan lengkap daftar eponim dari pemerintahan Adad-nirari II sampai ke pertengahan masa pemerintahan Asyurbanipal pada abad ke-7 SM, tahun pertama pemerintahannya pada 911 SM mungkin adalah peristiw pertama dalam sejarah Timur Dekat kuno yang memiliki tanggal yang pasti, meskipun Daftar Raja Asyur ini umumnya dianggap cukup akurat selama beberapa abad sebelum pemerintahan Adad-nirari, dan sarjana umumnya sepakat pada satu set tanggal sejak Ashur-resh-ishi I pada akhir abad ke-12 SM.

Referensi

  1. ↑ Bertman, Stephen (2005). Handbook to Life in Ancient Mesopotamia. New York: Oxford UP. hlm. 74.
  2. 1 2 Healy, Mark (1991). The Ancient Assyrians. New York: Osprey. hlm. 6.
Didahului oleh:
Ashur-dan II
Raja Asyur
911–891 SM
Diteruskan oleh:
Tukulti-Ninurta II
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan