Selasa, 13 Oktober 2026
14:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Aconitum uncinatum

Aconitum uncinatum

Bagikan:
Aconitum uncinatum
250px-Aconitum_uncinatum_%28southern_blue_monkshood%29_flower.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Ranunculales
Famili: Ranunculaceae
Genus: Aconitum
Spesies:
A. uncinatum
Nama binomial
Aconitum uncinatum
L., 1762[1]

Aconitum uncinatum, yang secara umum dikenal sebagai wild monkshood[2] atau southern blue monkshood,[3] adalah spesies tumbuhan berbunga dalam keluarga bunga mentega, Ranunculaceae. Tumbuhan ini tumbuh di habitat lembap hingga basah di sepanjang aliran sungai serta di hutan dan lahan terbuka.[2][4] Tumbuhan ini tumbuh di wilayah timur Amerika Serikat di Pegunungan Appalachia, di Piedmont, dan di bagian atas Dataran Pesisir Atlantik.[4]

250px-Aconitum-uncinatum01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Aconitum uncinatum

Toksisitas dan kegunaan

Akar dan bijinya mengandung alkaloid, yang paling beracun sebelum masa pembungaan. Tanaman ini telah digunakan untuk membuat obat untuk mengobati neuralgia dan linu panggul (skiatika).[5]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Aconitum uncinatum.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Aconitum uncinatum.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Ranunculaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan