Selasa, 03 November 2026
14:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Elang alap besra

Elang alap besra

spesies burung

Bagikan:
Elang alap besra
250px-Besra_Sparrowhawk%2C_Wattegama%2C_Sri_Lanka.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Elang alap besra di Waththegama, Sri Lanka
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Accipitriformes
Famili: Accipitridae
Genus: Tachyspiza
Spesies:
T. virgata
Nama binomial
Tachyspiza virgata
(Temminck, 1822)
250px-Besra_ebird_data_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran global     Sepanjang tahun     Musim panas     Musim dingin

Elang-alap besra (Tachyspiza virgata) adalah spesies burung dari suku Accipitridae.[2] Dalam taksonomi, elang alap besra berada dalam genus Tachyspiza, sebelumnya ditempatkan dalam Accipiter. Burung ini merupakan jenis burung pemakan reptil, burung yang memiliki habitat di hutan perbukitan dan pegunungan. tersebar antara ketinggian 300-1.200 m dpl.

Ciri-ciri

Elang-alap besra memiliki tubuh berukuran sedang (33 cm). Mirip Elang-alap jambul, tetapi lebih kecil dan tanpa jambul. Berwarna gelap. Jantan dewasa: Bagian atas abu-abu gelap. Ekor bergaris tebal. Bagian bawah putih dengan garis melintang coklat. Sisi tubuh merah karat. Tenggorokan putih dengan setrip hitam di tengah. Setrip kumis hitam. Betina dan remaja: Sisi tubuh kurang merah dan garis-garis kurang jelas. Bagian bawah coklat kemerahan. Punggung coklat. Ekor coklat dengan garis gelap. Dada remaja bercoret.[3] Iris kuning, paruh hitam, sera abu-abu, kaki dan tungkai kuning. Duduk diam menunggu mangsa dengan tenang. Sarang dari tumpukan ranting yang tidak rapi, pada pohon tinggi di hutan. Telur berwarna putih kebiru-biruan pucat, dengan tanda coklat kemerahan, jumlah 2-4 butir. Berbiak bulan Maret-Mei.

Penyebaran

  • India, Cina selatan, Asia tenggara, Filipina, Sunda Besar.
  • Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Accipiter virgatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22695588A93517794. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22695588A93517794.en. Diakses tanggal 11 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Ayat, Asep (2011). Mardiastuti, Ani (ed.). Burung-burung Agroforest di Sumatera (PDF). Bogor: World Agroforesty Centre. hlm. 103. ISBN 978-979-3198-60-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 130.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan