Senin, 28 September 2026
10:02 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Abutmen

Abutmen

Substruktur di tiap ujung bentang jembatan atau bendung yang menopang superstrukturnyaTemplat:SHORTDESC:Substruktur di tiap ujung bentang jembatan atau bendung yang menopang superstrukturnya
250px-Kurobe_Dam_survey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Superstruktur Bendungan Kurobe di Jepang bersandar pada abutmen beton di kedua ujungnya
lossy-page1-250px-thumbnail.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abutmen jembatan pelengkung besar
250px-Railway_bridge_abutment_riverbank_park_yass.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abutmen batu bata pada sebuah jalur trem nonaktif yang melintasi Sungai Yass di New South Wales
250px-Old_Town_Road_SIRT_SB_stair_jeh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abutmen beton berwarna krem yang berfungsi menopang jembatan kereta api dan urukan tanah di ujung jembatan

Abutmen adalah substruktur yang berada di ujung bentang jembatan atau bendungan untuk menopang superstrukturnya.[1] Jembatan dengan bentang tunggal memiliki abutmen di kedua ujungnya yang bertindak sebagai perletakan vertikal maupun lateral. Abutmen pada jembatan bentang tunggal juga berfungsi sebagai dinding penahan tanah untuk menahan pergerakan lateral tanah di kedua ujung jembatan. Jembatan yang memiliki dua atau lebih bentang membutuhkan pilar untuk menopang ujung bentang yang tidak menyentuh abutmen.[2] Abutmen bendungan umumnya menggunakan struktur alami berupa dinding lembah atau ngarai. Meskipun demikian, abutmen buatan manusia juga dibutuhkan untuk membangun bendungan tipe busur, seperti Bendungan Kurobe di Jepang.[1][3]

Dalam bidang teknik sipil, istilah abutmen merujuk pada struktur yang menopang salah satu ujung pelengkung.[4] Impos atau abakus dari kolom pada arsitektur klasik juga berfungsi sebagai abutmen untuk pelengkung.

Nama istilah ini berasal dari kata kerja "abut".

Penggunaan

Kegunaan abutmen antara lain:

  • Untuk mentransfer beban dari superstruktur menuju elemen fondasi
  • Untuk menahan atau mentransfer beban berat sendiri, beban lateral (seperti tekanan tanah), dan beban angin
  • Untuk menopang salah satu ujung approach slab
  • Untuk menjaga keseimbangan antara komponen gaya vertikal dan horizontal pada jembatan pelengkung.

Jenis

Jenis-jenis abutmen:

  • Abutmen gravitasi, menahan tekanan horizontal tanah menggunakan berat matinya sendiri
  • Abutmen U, abutmen gravitasi berbentuk menyerupai huruf U
  • Abutmen katilever, dinding penahan kantilever yang dirancang untuk menahan beban vertikal besar

Referensi

  1. 1 2 "Glossary - "Abutment"". U.S. Bureau of Reclamation. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Desember 2007. Diakses tanggal 24 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Abbett, Robert W. (1957). American Civil Engineering Practice. Vol. III. New York: John Wiley & Sons. hlm. 26–22&26–32.
  3. ↑ "関西電力 黒部川第四発電所 (Kurobe Kansaidenryoku Fourth plant)" (dalam bahasa Jepang). Suiryoku.com. Diakses tanggal 24 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Beall, Christine (1987). Masonry Design and Detailing for Architects, Engineers and Builders. McGraw-Hill. hlm. 449. ISBN 0-07-004223-3.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Abutments.
Wiktionary logo
Lihat entri abutment di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan