Minggu, 04 Oktober 2026
02:04 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Abbhama

Bagikan:

Abbhama adalah kelompok musik rock progresif yang di bentuk tahun 1977 ini pertama kali muncul dari komunitas kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dengan formasi yang terdiri dari Iwan Madjid (vokal, piano, synthesizer, flute), Darwin B Rachman (bas, keyboard), Cok B (gitar), Robin Mangunsong (drum), Dharma (flute), Oni (keyboard), dan Hendro (oboe). Mereka pertama kali tampil menjadi band pendamping dalam konser "Dibatas Angan-Angan-nya Keenan" di TIM tahun 1978. Setahun kemudian mereka mengeluarkan album pertama yang berjudul "Alam Raya". Album tersebut dirilis oleh Tala & Co. Lagu dalam albm ini banyak ditulis oleh Iwan Madjid, album ini menjadi album pertama sekaligus terakhir bagi mereka. Karena setelah mengeluarkan album ini, para personelnya memilih jalan sendiri-sendiri. Hanya Iwan dan Darwin yang melanjutkan di dunia musik dengan membentuk band "Wow!".[1]

Meskipun umur band Abbhama terbilang singkat, namun bukan berarti kehadiran mereka tak pantas diperhitungkan di dunia musik. Dengan teknik bermusik yang tak kalah dengan pemusik asing, rasanya pantas jika mereka dinobatkan menjadi salah satu band penting Indonesia. Bahkan, satu-satunya album mereka sempat duduk di posisi 70 dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa" dari majalah Rolling Stone tahun 2007. Maka bukan hal aneh jika album tersebut di lirik oleh Majemuk Records dan kemudian di rilis ulang pada tahun 2014.

Referensi

  1. ↑ Nugroho, Kelik M. (2015). Almanak Musik Indonesia 2005-2015. Jakarta: Yayasan Tali Kemanusiaan. hlm. 147. ISBN 978-602-73654-0-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan