Rabu, 28 Oktober 2026
21:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
ARD (penyiar)

ARD (penyiar)

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat ARD.
ARD (penyiar)
250px-ARD_2019_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisRadio, televisi, dan media daring
NegaraJerman
KetersediaanNasional dan internasional
Tanggal peluncuranJuni 5, 1950;76 tahun lalu (1950-06-05)
PemilikIndependen[1]
Arti tanda panggilArbeitsgemeinschaft der öffentlich-rechtlichen Rundfunkanstalten der Bundesrepublik Deutschland
Situs webwww.ard.de
330px-ARD.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menunjukkan 9 anggota siaran regional ARD.

ARD (pelafalan dalam bahasa Jerman:[ˌaːʔɛʁˈdeː]ⓘ; nama lengkap: Arbeitsgemeinschaft der öffentlich-rechtlichen Rundfunkanstalten der Bundesrepublik Deutschland[a] – "Kelompok kerja penyiaran publik Republik Federal Jerman") ialah organisasi kerja sama yang terkait dengan stasiun penyiaran umum di Jerman. Organisasi itu didirikan pada 1950 di Jerman Barat.

Per tahun 2014-15, ARD memiliki anggaran sebesar €6.9 miliar[2] dan 22.612 karyawan.[3] Anggarannya terutama bersumber dari iuran televisi yang secara hukum wajib dibayarkan oleh setiap rumah tangga, perusahaan, dan lembaga umum dengan pengecualian pada penerima jaminan sosial. Iuran tersebut tidak dikumpulkan oleh ARD, melainkan Beitragsservice, organisasi bersama yang terdiri dari penyiar-penyiar anggota ARD, stasiun televisi publik kedua ZDF, dan Deutschlandradio.

Sejak 1954 ARD menyiarkan saluran TV nasional Das Erste. ARD juga menyiarkan dua saluran gratis (one dan Tagesschau24) serta ikut menyiarkan Phoenix (berita, urusan terkini, dan dokumenter), KiKa (anak-anak), 3sat (kebudayaan), arte (kebudayaan Prancis dan Jerman), dan Funk (remaja, saluran daring). Selain di televisi konvensional, siaran ARD juga dapat ditonton melalui siaran streaming di situs resmi, aplikasi ARD Mediathek, dan layanan OTT lainnya.

ARD juga memproduksi saluran free to air (FTA) yakni one dan Tagesschau24, serta berpartisipasi dalam produksi Pheonix, Kika, 3sat, arte, dan Funk.

Pemograman ARD dihasilkan oleh anggota regionalnya, Bayerischer Rundfunk (BR), Hessischer Rundfunk (HR), Mitteldeutscher Rundfunk (MDR), Norddeutscher Rundfunk (NDR), Radio Bremen (RB), Rundfunk Berlin-Brandenburg (RBB), Saarländischer Rundfunk (SR), Südwestrundfunk (SWR), dan Westdeutscher Rundfunk (WDR), yang mengoperasikan 54 stasiun radio lokal dan 7 saluran TV. Detsche Welle, penyiar internasional Jerman, juga merupakan anggota dari ARD.

Sejarah

Nama

  • Bahasa Jerman: Arbeitsgemeinschaft - der öffentlich-rechtlichen Rundfunkanstalten - der Bundesrepublik Deutschland
  • Bahasa Indonesia: Consortium - oleh institusi penyiaran yang berdasar hukum-publik - bagi Republik Federal Jerman

Tahun 1940-1950

Para sekutu yang memenangkan perang dunia ke-2 menentukan bahwa radio Jerman setelah perang dunia ke-2 tidak boleh menyiarkan propaganda yang sama dengan Reichs-Rundfunk-Gesellschaft (Perusahaan Penyiaran Reich). Struktur federal, pelepasan pengaruh negara, dan penghindaran ketergantungan ekonomi menjadi kunci bagi lembaga radio dan TV di bawah hukum publik (öffentlich-rechtliche Rundfunk- und Fernsehanstalten, organisasi radio dan televisi publik). Bentuk hukum dari entitas baru ini adalah Anstalt des öffentlichen Rechts ("Lembaga di bawah Hukum Publik"), sebuah organisasi non-pemerintah dan nirlaba dengan administrasinya sendiri di bawah kendali dua komisi, yaitu Rundfunkrat (Dewan Penyiaran, yang bertanggung jawab atas konten program) dan Verwaltungsrat (Dewan Administrasi, yang bertanggung jawab atas manajemen dan infrastruktur), di mana berbagai pemangku kepentingan dari kehidupan publik Jerman diwakili.

Anggota pendiri ARD adalah Nordwestdeutscher Rundfunk (NWDR), stasiun untuk bekas zona Inggris, Südwestfunk (SWF), stasiun di zona Prancis, dan empat stasiun yang terletak di bekas sektor Amerika— Bayerischer Rundfunk (BR), Süddeutscher Rundfunk (SDR), Hessischer Rundfunk (HR), dan Radio Bremen (RB). Entitas baru ini didanai oleh biaya wajib yang dibayarkan oleh setiap rumah tangga Jerman yang memiliki setidaknya satu perangkat radio. Setiap stasiun menerima uang yang dikumpulkan di negaranya (negara bagian). Anggota ARD yang lebih besar mensubsidi anggota yang lebih kecil sampai batas tertentu.

Perusahaan anggota

Pada 2005 organisasi ini terdiri atas perusahaan-perusahaan berikut ini:

Deutsche Welle, penyiar internasional Jerman, saat ini juga merupakan anggota ARD.

Catatan

  1. ↑ Diucapkan [ˈaʁbaɪtsɡəˌmaɪnʃaftdeːɐ̯ˌʔœfn̩tlɪçˈʁɛçtlɪçn̩ˈʁʊntfʊŋkˌʔanʃtaltn̩deːɐ̯ˈbʊndəsʁepuˌbliːkˈdɔʏtʃlant] ⓘ.

Referensi

  1. ↑ "There for you. ARD" (PDF).
  2. ↑ "ARD Finanzbericht" (PDF). ARD. 2014. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-06-25. Diakses tanggal 11 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "ARD Mitarbeiter". ARD. 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-01. Diakses tanggal 11 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Anggota aktif
Sekarang
Mantan
Anggota asosiasi
Peserta yang diterima
Rekan
Mantan
Diterima
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai ARD.
Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan