Minggu, 27 September 2026
02:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
ALOS

ALOS

330px-ALOS_Daichi_orbits.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Advanced Land Observing Satellite (ALOS), atau dalam bahasa Jepang disebut Daichi, adalah sebuah satelit yang diluncurkan oleh Japan Aerospace Exploration Agency pada 24 Januari 2006.[1] Peluncuran ALOS menggunakan roket H-II A di Tanegashima Space Center, Jepang. Jangka waktu misi satelit ini adalah 3-5 tahun.

Ukuran

Daichi ini memiliki ukuran panjang 4,5 m x lebar 3,5 m x tinggi 6,5 m, dengan massa sekitar 4 ton. Dengan ukuran tersebut, satelit ini merupakan salah satu satelit terbesar di antara Land Observing Satellites.[butuh rujukan]

Instrumen sensor

ALOS memiliki tiga instrumen sensor utama. Pertama, PRISM, yaitu sebuah panchromatic radiometer dengan resolusi spasial bertujuan memperoleh data termasuk mengenai elevasi.

Sensor kedua adalah AVNIR-2, sensor ini dapat terlihat dan merupakan near-infrared radiometer, berfungsi untuk mengamati daratan dan zona pantai, serta memberikan resolusi spasial yang lebih baik.

Sensor ketiga yakni PALSAR, adalah tipe bentuk susunan L-band Synthetic Aperture Radar, yang merupakan sensor microwave aktif untuk observasi pada hari cerah, siang hari, dan malam hari.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ "Daichi" (ALOS) was launched successfully, JAXA, diakses tanggal Januari 16, 2022{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan