Sabtu, 24 Oktober 2026
18:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Arnoldus Laurens Weddik

Bagikan:
Arnoldus Laurens Weddik
Gubernur Borneo dan Dependensinya
Masa jabatan
1845–1846
Penguasa monarkiWillem II dari Belanda
PendahuluJabatan baru
PenggantiJabatan dihapuskan
Informasi pribadi
Lahir(1807-03-07)7 Maret 1807
Meninggal5 September 1867(1867-09-05) (umur 60)

Arnoldus Laurens Weddik (7 Maret 1807 – 5 September 1867) adalah mantan Gubernur Borneo dan Komisaris Inspektur untuk Borneo dan Riau-Lingga.[1] Selain itu, dia juga sempat bertugas sebagai asisten residen di Buitenzorg dan residen di Air Bangis.

Awal kehidupan dan karier

Weddik lahir di Amsterdam pada tanggal 7 Maret 1807. Dia lahir dari pasangan Theodorus Johannes Weddik dan Maria Lublink.[2] Ayahnya adalah seorang pengusaha yang tinggal di Norwegia dan pemilik firma Weddik & Wendel.[3] Kakeknya, Laurens Weddik, berasal dari Norwegia.[4] Adapun ibunya merupakan putri dari Johannes Lublink, seorang anggota dewan di Republik Bataaf dan pengusaha tembakau yang terkemuka.[5] Dia dibaptis pada tanggal 13 Maret sebagai anggota Gereja Lutheran.[6]

Dia mengawali kariernya sebagai seorang taruna laut (adelborst atau kadet ter zee) di Angkatan Laut Belanda setidaknya sejak tahun 1825.[2][7] Sebagai taruna, Weddik ditugaskan di Angkatan Laut Kolonial yang beroperasi di Hindia Belanda.[8]

Sebagai birokrat

Weddik diangkat menjadi asisten residen di Buitenzorg pada tahun 1838 dan menjabat selama dua tahun. Dia menjabat sebagai residen di Air Bangis sekaligus pengawas tinggi (hoofdgecommitteerde) Tanah Batak saat Eduard Douwes Dekker ditugaskan menjadi kontrolir di Natal pada tahun 1842. Semasa bertugas di Tanah Batak, dia memerintahkan para pegawainya untuk melakukan penelitian mengenai berbagai aspek, seperti geografi dan adat istiadat setempat.[9]

250px-NetherlandsNewGuinea-1916.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Ekspedisi Belanda di Nugini Belanda tahun 1907-1915

Pada tanggal 23 Maret 1843, dia diberhentikan oleh Gubernur Pesisir Barat Sumatra, Andreas Victor Michiels, karena melakukan tindak penyalahgunaan wewenang.[3] Weddik kemudian menjabat sebagai Komisioner Inspektur untuk wilayah Borneo dan Riau-Lingga pada tahun 1844, sebelum diangkat menjadi Gubernur Borneo dan Dependensinya (Borneo en Onderhoorigheden).[10] Pada tanggal 11 Oktober 1844, Weddik menandatangani kontrak dengan penguasa Kutai, Sultan Aji Muhammad Salehuddin.[11] Dia juga mengirim surat kepada para penguasa Bulungan, Sambaliung, dan Gunung Tabur yang berisi pengakuan status mereka sebagai negara protektorat Belanda.[12]

Pada tahun 1847, Weddik mengunjungi Maluku untuk memetakan wilayah Maluku yang dikuasai Belanda. Dia kemudian menyusun sebuah laporan yang selesai pada tahun berikutnya. Dalam laporan tersebut, ditegaskan bahwa wilayah klaim Tidore di Papua lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Klaim tersebut kini mencakup pesisir utara Papua, mulai dari Sorong di Barat hingga Teluk Humboldt (kini Teluk Yos Sudarso) di timur.[13] Weddik menyatakan bahwa laporannya bersumber dari pernyataan para kepala suku di pesisir utara, tetapi tidak menyebutkan siapa. Ada kemungkinan bahwa satu-satunya kepala suku yang menjadi sumbernya adalah kepala suku (sangaji) di Gebe. Selain itu, klaim tersebut berdasarkan pada surat yang dibuat oleh sultan Tidore atas permintaan Weddik sendiri.[13][14]

Pada tahun 1849, Weddik ditugaskan sebagai Pejabat Sekretaris Jenderal Departemen Koloni. Tak lama kemudian, dia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal. Pada tahun 1854, dia diangkat menjadi anggota luar biasa Dewan Negara (Raad van State).[10]

Akhir kehidupan dan kehidupan pribadi

Weddik meninggal dunia pada tanggal 5 September 1867 di Arnhem pada usia 60 tahun.[15] Lima tahun sebelum kematiannya, dia menikah dengan keponakannya sendiri, Maria Nicoletta Theodora Lublink Weddik. Maria merupakan putri dari Bartholomeus Theodorus Lublink Weddik, seorang pendeta Lutheran sekaligus kakak dari Arnoldus.[16]

Referensi

  1. ↑ Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar 1848, hlm. 81. sfn error: tanpa target: CITEREFAlmanak_van_Nederlandsch-Indië_voor_het_jaar1848 (bantuan)
  2. 1 2 "Registration on March 7, 1807". Open Archives. 2020-02-17. Diakses tanggal 10 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Arnoldus Laurens Weddik". WikiTree. 2023-11-19. Diakses tanggal 10 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Sara Weddik". Andriessen, geschiedenis van een doopsgezinde familie. Diakses tanggal 10 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Maria (Lublink) Weddik Wendel". WikiTree. 2022-09-23. Diakses tanggal 10 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Baptism (Evangelisch-Luthers) on March 7, 1807". Open Archives. 2021-01-19. Diakses tanggal 11 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Batavia den 23 Julij". Rotterdamsche Courant. 1825-12-13. Diakses tanggal 11 April 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Genootschap van Waterloo". Javasche Courant. 1828-06-21. Diakses tanggal 11 April 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië 1846, hlm. 146. sfn error: tanpa target: CITEREFTijdschrift_voor_Nederlandsch-Indië1846 (bantuan)
  10. 1 2 ter Laan 1995, hlm. 507. sfn error: tanpa target: CITEREFter_Laan1995 (bantuan)
  11. ↑ Bock 1887, hlm. LXIV.
  12. ↑ Overeenkomsten met inlandsche vorsten in den Oost-Indischen Archipel 1880. sfn error: tanpa target: CITEREFOvereenkomsten_met_inlandsche_vorsten_in_den_Oost-Indischen_Archipel1880 (bantuan)
  13. 1 2 Miedema 1998, hlm. 388.
  14. ↑ Van der Veur 1966, hlm. 144.
  15. ↑ "Overlijden Arnoldus Laurens Weddik, 05-09-1867". Gelders Archief. 2022-09-14. Diakses tanggal 17 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "Huwelijk Arnoldus Laurens Weddik en Maria Nicoletta Theodora Lublink Weddik, 04-09-1862". Het Utrechts Archief. 2017-02-26. Diakses tanggal 17 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar Pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan