Minggu, 01 November 2026
09:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
42 Orionis

42 Orionis

bintang yang terletak di rasi bintang Orion

Bagikan:
42 Orionis
250px-Orion_constellation_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
20px-Map_pointer.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Lingkaran merah menunjukkan lokasi 42 Orionis di rasi Orion
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Orion
Asensio rekta  05j 35m 23.16427d[1]
Deklinasi  -4° 50′ 18.0881″[1]
Magnitudo tampak (V) 4.59[2]
Ciri-ciri
Kelas spektrum B1V[3]
Indeks warna U−B -0.94[2]
Indeks warna B−V -0.19[2]
Astrometri
Kecepatan radial (Rv)+28.40[4] km/detik
Gerak diri (μ) RA: +4.52[1] mdb/thn
Dek.: -7.11[1] mdb/thn
Paralaks (π)3,69±1,20[1] mdb
Jaraksekitar 900 tc
(sekitar 270 pc)
Detail
Massa12.0[5] M☉
Suhu25,400[6] K
Kecepatan rotasi (v sin i)20[7] km/detik
Penamaan lain
c Orionis, BD-04°1185, CCDM J05354-0450AB, GC 6934, HIP 26237, HR 1892, HD 37018, NSV 2318, SAO 132320, WDS J05354-0450AB
Referensi basis data
SIMBADdata

42 Orionis atau c Orionis merupakan salah satu bintang di rasi Orion. Bintang ini berada pada jarak 786 tahun cahaya dan bermagnitudo 4.58.

Etimologi

Bintang ini memiliki nama Mizan Batil I atau Mizan Batil al Awwal,[8] yang berarti "timbangan pertama yang salah" dalam bahasa Arab.

Selain rasi Orion, bintang ini juga merupakan anggota dari berbagai rasi, asterisma atau kelompok berikut:

nama rasi / asterisma / kelompok asal arti anggota lainnya
Al Mīzān al Baṭīl[9]Arabtimbangan palsuκ Ori, ι Ori, 49 Ori, θ2 Ori

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Van Leeuwen, F. (2007). "Validation of the new Hipparcos reduction". Astronomy and Astrophysics. 474 (2): 653. arXiv:0708.1752. Bibcode:2007A&A...474..653V. doi:10.1051/0004-6361:20078357. Vizier catalog entry
  2. 1 2 3 Ducati, J. R. (2002). "VizieR Online Data Catalog: Catalogue of Stellar Photometry in Johnson's 11-color system". CDS/ADC Collection of Electronic Catalogues. 2237. Bibcode:2002yCat.2237....0D.
  3. ↑ Hoffleit, D.; Warren, W. H. (1995). "VizieR Online Data Catalog: Bright Star Catalogue, 5th Revised Ed. (Hoffleit+, 1991)". VizieR On-line Data Catalog: V/50. Originally published in: 1964BS....C......0H. 5050. Bibcode:1995yCat.5050....0H.
  4. ↑ Gontcharov, G. A. (2006). "Pulkovo Compilation of Radial Velocities for 35 495 Hipparcos stars in a common system". Astronomy Letters. 32 (11): 759. arXiv:1606.08053. Bibcode:2006AstL...32..759G. doi:10.1134/S1063773706110065.
  5. ↑ Tetzlaff, N.; Neuhäuser, R.; Hohle, M. M. (2011). "A catalogue of young runaway Hipparcos stars within 3 kpc from the Sun". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 410: 190. arXiv:1007.4883. Bibcode:2011MNRAS.410..190T. doi:10.1111/j.1365-2966.2010.17434.x. Vizier catalog entry
  6. ↑ Hohle, M.M.; Neuhäuser, R.; Schutz, B.F. (2010). "Masses and luminosities of O- and B-type stars and red supergiants". Astronomische Nachrichten. 331 (4): 349. arXiv:1003.2335. Bibcode:2010AN....331..349H. doi:10.1002/asna.200911355. Vizier catalog entry
  7. ↑ Abt, Helmut A.; Levato, Hugo; Grosso, Monica (2002). "Rotational Velocities of B Stars". The Astrophysical Journal. 573: 359. Bibcode:2002ApJ...573..359A. doi:10.1086/340590.
  8. ↑ http://ntrs.nasa.gov/archive/nasa/casi.ntrs.nasa.gov/19720005197_1972005197.pdf
  9. ↑ http://penelope.uchicago.edu/Thayer/E/Gazetteer/Topics/astronomy/_Texts/secondary/ALLSTA/Orion*.html


Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan