Senin, 09 November 2026
06:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

2090-an

tahun

Bagikan:
Milenium:
Abad:
Dasawarsa:
Tahun:

2090-an Masehi adalah dasawarsa pada Milenium ke-3 dan Abad ke-21 yang dimulai dari tanggal 1 Januari 2090 hingga tanggal 31 Desember 2099.

Di dekade ini, beberapa bahasa akan benar-benar tidak digunakan lagi, karena pengaruh internet dan globalisasi. Dari sekitar 7000 bahasa yang digunakan sekarang, hanya ada sekitar setengah dari jumlah itu yang masih dipakai dekade ini.[1]

Peristiwa

Berikut ini adalah beberapa peristiwa yang kemungkinan akan terjadi pada dekade 2090-an.[2]

Teknologi

Para ilmuwan memprediksi, pada setidaknya dekade ini, penerapan lapisan fotosinetik, menurut Christoper Mason, akan dapat digunakan secara komersial. Ini memungkinkan penggunanya mendapatkan energi dari terpapar sinar matahari.[3] Teknologi ini didasari oleh peristiwa "kleptolasty", seperti yang terjadi pada Elysia chlorotica (spesies siput hijau), yang di mana saat siput ini memakan alga, klorofilnya akan diserap oleh siput ini, menjadikannya mampu mendapat energi dari sinar matahari. Selain itu, setidaknya, pada akhir abad ini, hampir seluruh kota besar di seluruh dunia sudah memiliki jalur kereta cepat.[4] Kereta maglev ini mampu melaju hingga 6.400 kilometer per jam.[5]

Para ilmuwan juga menyarankan untuk membangun kota besar di Antarktika. Pemanasan global menyebabkan iklim dan suhu di Antarktika dapat dibandingkan dengan suhu di Alaska. Bahkan, di beberapa wilayah, es sudah hilang sepenuhnya[6]

Manusia

Karena dampak dari globalisasi, setengah dari 7000 bahasa yang digunakan di seluruh dunia akan di tinggalkan. Seiring dunia menjadi lebih kecil dan terhubung, banyak aspek bahasa tradisional mulai ditinggalkan. Kondisi sosial juga membuat para orang tua mengajarkan anak mereka lingua franca, bukan dialek daerah.[7]

Sementara itu, mikro-evolusi menyebabkan seluruh bayi yang lahir pada dekade ini memiliki arteri tambahan di tengah-tengah lengan mereka.

Alam

Meski upaya pencegahan pemanasan global sudah banyak dilakukan, para ilmuwan memprediksi bahwa sebenarnya sudah terlambat untuk menyelamatkan daerah dataran rendah dan kota-kota pesisir. Pada 2090, ketinggian air laut diperkirakan akan naik setinggi 2 meter, menenggelamkan banyak kota.[8] Maldives menjadi negara dengan dampak paling signifikan, karena negara ini memiliki ketinggian tanah rata-rata yaitu 3 meter.[9]

Referensi

  1. ↑ "2090-2099 Future Timeline | Timeline | Technology | Singularity | 2020 | 2050 | 2100 | 2150 | 2200 | 21st century | 22nd century | 23rd century | Humanity | Predictions | Events". www.futuretimeline.net. Diakses tanggal 2021-08-07.
  2. ↑ "What will happen before 2250? - YouTube". www.youtube.com. Diakses tanggal 2021-01-29.
  3. ↑ "The Next 500 Years by Christopher E. Mason: 9780262360067 | PenguinRandomHouse.com: Books". PenguinRandomhouse.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-02-18.
  4. ↑ "Around the world in 0.083 days: Acabion's vision for future transport". New Atlas (dalam bahasa American English). 2011-02-01. Diakses tanggal 2022-02-18.
  5. ↑ Murray, Peter (2012-04-26). "From D.C. To Beijing In 2 Hours - Evacuated Tube Transport Could Revolutionize How We Travel". Singularity Hub (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-02-18.
  6. ↑ #author.fullName}. "How to survive the coming century". New Scientist (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-02-18.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  7. ↑ "Dying languages to be preserved in talking dictionaries". The Independent (dalam bahasa Inggris). 2012-02-17. Diakses tanggal 2022-02-18.
  8. ↑ Climate Change and Sea Level Rise, diakses tanggal 2022-02-18
  9. ↑ "Maldives cabinet makes a splash" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2009-10-17. Diakses tanggal 2022-02-18.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai 2090s.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan