Senin, 02 November 2026
03:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
2,4-Dinitroklorobenzena

2,4-Dinitroklorobenzena

senyawa kimia

Bagikan:
"DNCB" beralih ke halaman ini. Untuk Jalan Lingkar Bukares di Rumania, lihat Centura București.
2,4-Dinitroklorobenzena
250px-2%2C4-Dinitrochlorobenzene.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-1-chloro-2%2C4-dinitrobenzene.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
1-Kloro-2,4-dinitrobenzena
Nama lain
Dinitroklorobenzena
Klorodinitrobenzena
2,4-Dinitroklorobenzena
2,4-Dinitrofenil klorida
4-Kloro-1,3-dinitrobenzena
Penanda
Model 3D (JSmol)
Singkatan CDNB; DNCB
ChEBI
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C6H3ClN2O4/c7-5-2-1-4(8(10)11)3-6(5)9(12)13/h1-3H
    Key: VYZAHLCBVHPDDF-UHFFFAOYSA-N
  • c1cc(c(cc1[N+](=O)[O-])[N+](=O)[O-])Cl
Sifat
C6H3ClN2O4
Massa molar 202,55 g·mol−1
Penampilan kristal kuning
Bau seperti almond
Densitas 1,6867 g/cm3
Titik lebur 54 °C (129 °F; 327 K)
Titik didih 315 °C (599 °F; 588 K)
Tidak larut[1]
Kelarutan larut dalam eter, benzena, CS2
Indeks bias (nD) 1,5857 (60 °C)
Bahaya
Ambang ledakan 2–22%
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
1,07 g/kg (tikus, oral)
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

2,4-Dinitroklorobenzena (DNCB) adalah suatu senyawa organik yang memiliki rumus kimia (O2N)2C6H3Cl. Senyawa ini berbentuk padatan berwarna kuning dan larut dalam pelarut organik. Senyawa ini merupakan bahan perantara untuk produksi industri senyawa lainnya.[2]

Penyiapan dan reaksi

DNCB diproduksi secara komersial melalui nitrasi p-nitroklorobenzena dengan campuran asam nitrat dan asam sulfat. Metode lain yang menghasilkan senyawa ini dengan efisiensi lebih rendah meliputi klorinasi 1,3-dinitrobenzena, nitrasi o-nitroklorobenzena, serta dinitrasi klorobenzena.[3]

Karena memiliki dua gugus nitro, atom klor dalam DNCB sangat mudah mengalami substitusi nukleofilik, setidaknya dibandingkan dengan klorobenzena sederhana. Dengan demikian, senyawa ini menjadi prekursor bagi banyak senyawa lain. Misalnya, kloridanya dapat dengan mudah digantikan oleh iodida.[4][5][6]

Reaksi DNCB dengan amonia menghasilkan 2,4-dinitroanilina, yang juga merupakan prekursor serbaguna.[2]

DNCB juga digunakan sebagai substrat dalam enzim glutation S-transferase, yang relevan untuk uji aktivitas enzim.[7]

Keamanan

DNCB memicu reaksi hipersensitivitas tipe IV pada hampir semua orang yang terpapar, sehingga senyawa ini digunakan secara medis untuk menilai aktivitas sel T pada pasien. Ini merupakan tes diagnostik yang berguna bagi pasien dengan sistem kekebalan yang lemah. DNCB juga dapat digunakan untuk mengobati kutil.[8]

DNCB dapat menyebabkan dermatitis kontak.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "1-Chloro-2,4-dinitrobenzene". Sigma-Aldrich. Diakses tanggal 8 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Gerald Booth (2007). "Nitro Compounds, Aromatic". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Weinheim: Wiley-VCH. doi:10.1002/14356007.a17_411. ISBN 978-3527306732.
  3. ↑ "Synthesis of 1-chloro-2,4-dinitrobenzene - F. Ullmann, Verlag S. Hirzel Leipzig, 1908" (PDF). Diakses tanggal 19 Mei 2020.
  4. ↑ J. F. Bunnett, R. M. Conner (1960). "2,4-Dinitroiodobenzene". Organic Syntheses. 40: 34. doi:10.15227/orgsyn.040.0034.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ↑ F. B. Wells, C. F. H. Allen (1935). "2,4-Dinitroaniline". Organic Syntheses. 15: 22. doi:10.15227/orgsyn.015.0022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ↑ Norman Kharasch, Robert B. Langford (1964). "2,4-Dinitrobenzenesulfenyl Chloride". Organic Syntheses. 44: 47. doi:10.15227/orgsyn.044.0047.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  7. ↑ Habig WH, Pabst MJ, Jakoby WB (1974). "Glutathione S-transferases. The first enzymatic step in mercapturic acid formation". J Biol Chem. 249 (22): 7130–7139. doi:10.1016/S0021-9258(19)42083-8. PMID 4436300.
  8. ↑ "Treating warts". Harvard Medical School. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-11-03. Diakses tanggal 2 April 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ White SI, Friedmann PS, Moss C, Simpson JM (1986). "The effect of altering area of application and dose per unit area on sensitization by DNCB". Br. J. Dermatol. 115 (6): 663–8. doi:10.1111/j.1365-2133.1986.tb06646.x. PMID 3801307. S2CID 21476276.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan