Kamis, 22 Oktober 2026
22:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
1 Yohanes 3

1 Yohanes 3

Bagikan:
1 Yohanes 3
250px-Papyrus_9_%28GA%29%2C_POxy402.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lembaran Papirus 9 yang memuat Surat 1 Yohanes pasal 4:11-12,14-17 dalam bahasa Yunani dari abad ke-3 M.
KitabSurat 1 Yohanes
KategoriSurat-surat Am
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
23
← pasal 2
pasal 4 →

1 Yohanes 3 (disingkat 1Yoh 3) adalah bagian dari Surat Yohanes yang Pertama dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen yang digubah oleh Yohanes, salah satu dari Keduabelas Rasul pertama Yesus Kristus.[1][2]

Teks

Struktur

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 1

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.[3]

Kebenaran bahwa Allah adalah Bapa sorgawi orang-orang percaya dan mereka menjadi anak-anakNya adalah salah satu penyataan terbesar dalam Perjanjian Baru.

  • 1) Menjadi anak Allah adalah hak istimewa terbesar dari keselamatan orang percaya (Yoh 1:12; Gal 4:7).
  • 2) Menjadi anak Allah adalah landasan dari iman dan kepercayaan orang yang percaya kepada Allah (Mat 6:25–34) dan pengharapannya akan kemuliaan pada masa depan. Sebagai anak-anak Allah, orang percaya adalah ahli waris Allah dan menjadi waris bersama Kristus (Roma 8:16–17; Gal 4:7).
  • 3) Allah menginginkan agar melalui Roh Kudus, yaitu "Roh yang menjadikan kamu anak Allah", orang percaya makin menyadari (Roma 8:15) bahwa mereka adalah anak-anak-Nya. Roh membuat mereka berseru, "Ya Abba, ya Bapa" di dalam hati mereka (lihat Gal 4:6) dan memberikan kepada kita keinginan untuk "dipimpin oleh Roh Kudus" (Roma 8:14).
  • 4) Menjadi anak Allah adalah dasar dari disiplin kita oleh Bapa (Ibr 12:6–7,11) dan alasan kita untuk hidup menyenangkan Allah (1 Yohanes 3:9; 4:17–19). Tujuan akhir Allah dalam menjadikan kita anak-anak-Nya ialah untuk menyelamatkan kita selama-lamanya (Yohanes 3:16) dan menjadikan kita serupa dengan Anak-Nya (Roma 8:29).[4]

Ayat 11

Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; (TB)[5]

Lihat: Perintah Baru.

Ayat 16

Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.[6]

Ayat 23

Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.[7]

Lihat: Perintah Baru.

Referensi

  1. ↑ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ↑ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
  3. ↑ 1 Yohanes 3:1
  4. ↑ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  5. ↑ 1 Yohanes 3:11
  6. ↑ 1 Yohanes 3:16
  7. ↑ 1 Yohanes 3:23

Lihat pula

Pranala luar

Surat Yohanes yang Pertama • Καθολική Επιστολή Ιωάννου Α' (Katholike Epistole Ioannou A)
Alkitab
Pasal
1 Yohanes 1 • 2 • 3 • 4 • 5
Ayat
Tokoh
Istilah
Sumber
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan