Senin, 21 September 2026
07:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
12 Menit: Kemenangan untuk Selamanya

12 Menit: Kemenangan untuk Selamanya

film Indonesia

12 Menit, Kemenangan untuk Selamanya
250px-Film_12_Menit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraHanny R. Saputra
ProduserCindy Sutedja
Regina Septapi
Ditulis olehOka Aurora
PemeranTiti Rajo Bintang
Olga Lydia
Didi Petet
Niniek L. Karim
Verdi Solaiman
Nobuyuki Suzuki
Amanda Sutanto
Arum Sekarwangi
Hudri
Perusahaan
produksi
Big Pictures Production
Cinevisi
Tanggal rilis
29 Januari 2014
Durasi108 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

12 Menit, Kemenangan untuk Selamanya adalah film drama Indonesia tahun 2014 yang diadaptasi dari novel 12 Menit karangan Oka Aurora[1] yang menceritakan kisah nyata kehidupan anak-anak marching band di Kota Bontang, Kalimantan Timur yang tergabung dalam Marching Band Bontang Pupuk Kaltim (MBBPKT). Mereka berjuang dengan latihan keras selama ribuan jam untuk tampil hanya 12 menit di kejuaraan tingkat nasional.[2]

Sinopsis

Rene, pelatih Marching Band dari Jakarta, memutuskan pindah ke Bontang - Kalimantan Timur demi melatih di sana. Ia pikir, tugas dan bebannya sebagai pelatih akan sama seperti biasanya. Ternyata, Rene salah. Ia berhadapan dengan 130 anggota, 130 keraguan. Rene ingin mengajarkan mereka terbang padahal mereka merasa tak punya sayap.

Masalah demi masalah terus menerpanya; masalah dalam bentuk Tara, Elaine, dan Lahang.

Tara, drummer berbakat tetapi punya pengalaman masa kecil yang traumatis. Elaine, keturunan Jepang, pecinta musik yang dipaksa ayahnya jadi ilmuwan. Dan Lahang, anak Dayak, pemain kuarto yang dibebani penyakit bapaknya. Semuanya bergabung dalam Marching Band. Semuanya merelakan ribuan jam berlatih demi penampilan 12 menit di Grand Prix Marching Band, Jakarta. Semuanya menuju satu impian yang akan mereka kenang selamanya.[3]

Pemeran

Lihat pula

Referensi

  1. '12 Menit: Kemenangan untuk Selamanya', Film tentang Marching Band Pertama di Indonesia. www.republika.co.id. Diakses pada 18 Februari 2014
  2. 12 Menit[pranala nonaktif permanen], diakses pada 14 Januari 2014.

<references>

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan