Rabu, 04 November 2026
12:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

116 000

Bagikan:
250px-116000_European_missing_children_hotline_number_and_logo.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Saluran siaga Uni Eropa untuk kasus anak hilang

116 000 adalah nomor saluran siaga Uni Eropa untuk kasus anak hilang. Ini merupakan layanan bernilai sosial terpadu pertama yang diadopsi oleh Uni Eropa. Dalam hal ini, saluran siaga 116 000 menyediakan dukungan gratis dan cepat tanggap untuk dapat menyelamatkan nyawa saat anak dilaporkan hilang. Panggilan ditangani secara lokal oleh staf dari organisasi yang memiliki spesialisasi dalam menangani kasus anak hilang, dengan memberikan layanan konsultasi gratis terkait aspek emosional, psikologis, sosial, administratif, maupun hukum sesuai kebutuhan.[1]

Keberadaan nomor saluran siaga ini sangat penting mengingat semakin meningkatnya kasus anak hilang di Eropa, di mana pada tahun 2025, dilaporkan bahwa terdapat lebih dari 250.000 kasus anak hilang di seluruh Eropa.[2]

Cakupan

Saluran ini aktif untuk dihubungi di 27 negara anggota Uni Eropa, ditambah dengan 7 negara Eropa lainnya, seperti Albania, Inggris, Serbia, Swiss, dan Ukraina.[3]

Tujuan

Saluran siaga untuk kasus anak hilang yang berlaku di seluruh Uni Eropa telah ditetapkan oleh Komisi Eropa karena berbagai alasan. Pertama, fenomena anak hilang semakin menjadi masalah lintas batas seiring dengan perluasan wilayah Schengen. Kedua, tindakan cepat dalam kasus hilangnya anak sangatlah krusial; di mana jam-jam pertama setelah menyadari seorang anak hilang sangatlah krusial.[4] Selain itu, orang tua membutuhkan dukungan dari organisasi yang memiliki spesialisasi dalam menangani kasus-kasus semacam ini. Terakhir, terdapat kebutuhan untuk melakukan komunikasi terkait anak hilang yang melampaui batas-batas negara.

Sejarah

Pengembangan nomor darurat untuk kasus anak hilang yang dapat dihubungi dari mana saja di Eropa telah menjadi prioritas utama Missing Children Europe, lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menginisiasi saluran siaga tersebut sejak tahun 2005.

Pada tanggal 15 Februari 2007, Komisi Eropa mengakui perlunya upaya berskala Eropa tersebut dan menerbitkan dokumen yang meminta negara-negara anggota untuk menetapkan nomor 116 000 sebagai nomor khusus untuk kasus anak hilang. Pada tanggal 25 Mei 2009, nomor tersebut diluncurkan di sembilan negara anggota Missing Children Europe. Diharapkan negara-negara anggota lainnya juga akan menerapkan nomor ini, mengingat pelaksanaannya dilakukan di tingkat nasional.[5]

Referensi

  1. ↑ "Single emergency number – missing children helpline". Your Europe (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
  2. ↑ Times, The Brussels. "Gaps in the system: thousands of missing children in Europe every year". www.brusselstimes.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
  3. ↑ "Hotline 116 000". Missing Children Europe (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-10-10.
  4. ↑ "Hotline 116 000". Missing Children Europe (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-10-10.
  5. ↑ patriciamorais (2024-02-14). "Missing Children Europe members together raising awareness of the 116000 number". Missing Children Europe (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-10-10.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai 116 000 (European missing children hotline number).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan