Jumat, 23 Oktober 2026
03:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Šabac

Šabac

kota di Serbia

Bagikan:
250px-Serbia_%C5%A0abac.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Šabas
330px-Eglise_orthodoxe_de_%C5%A0abac_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja Ortodoks

Šabac, (bahasa Serbia: Шабац,) ialah sebuah kota dan kotamadya di Distrik Mačva, Serbia. Kotamadya Šabac terbagi atas 51 desa.

Geografi

Šabac terletak pada koordinat geografis 44.76° LU, 19.69° BT, di sepanjang bantaran Sungai Sava, di jalanan utama ke Ruma, Beograd dan Drina. Panjang jalanan utama itu adalah 65 km-.

Sejarah

Kota ini pertama kali muncul dalam sejarah pada tahun 1454 sebagai Zaslon, yang merupakan bagian dari Kerajaan Hungaria. Kesultanan Usmaniyah membangun benteng di sini pada tahun 1472, hingga dicaplok oleh Raja Mátyás I dari Hungaria sampai 45 tahun berikutnya. Benteng tersebut diduduki oleh Turki Usmani dan Kekaisaran Romawi Suci secara bergantian selama tahun-tahun sebelumnya. Antara tahun 1718-1739, Šabac masuk wilayah kekuasaan Kekaisaran Habsburg, lalu dibebaskan oleh Turki Utsmani. Pada tahun 1807, Serbia menduduki benteng itu, pada masa huru-hara di sana. Pada tahun 1867, pasukan Turki Usmani mengosongkan benteng itu, menandai akhir kekuasaannya. Pada tahun 1883, surat kabar pertama yang berbahasa Serbia dicetak di kota ini. Selama Perang Dunia I, Šabac rusak parah akibat pengeboman. Pada tahun 1941, Jerman Nazi menduduki kota ini higga dibebaskan oleh Partisan Yugoslavia 3 tahun kemudian. Pada masa pemerintahan komunis, Šabac berkembang menjadi kota industri penting.

Demografi

Pada tahun 2002, penduduk kota ini mencapai 55.163 jiwa, (mayoritas adalah etnis Serbia: 52.351 jiwa (95%)).

Pemandangan menarik

  • Gereja Ortodoks

Serba-serbi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan