Selasa, 03 November 2026
14:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Republik Transvaal

Republik Transvaal

Bagikan:
Republik Afrika Selatan
Zuid-Afrikaansche Republiek
1856–1877
1881–1902
Bendera Republik Afrika Selatan
Bendera
Lambang Republik Afrika Selatan
Lambang
Lagu kebangsaan: Transvaalse Volkslied
Lokasi Republik Afrika Selatan ca. 1890
Lokasi Republik Afrika Selatan ca. 1890
Ibu kotaPretoria 25°43′S 28°14′E / 25.717°S 28.233°E / -25.717; 28.233
Bahasa umumBelanda, Afrikaans
Agama Gereja Reformasi Belanda
PemerintahanRepublik
Presiden 
• 1857-1863
Marthinus Wessel Pretorius
• 1883-1902
Paul Kruger
• 1900-1902
Schalk Willem Burger (akting)
Sejarah 
• Didirikan
27 Juni 1856
• Aneksasi oleh Britania
1877-1881
11 Oktober 1899
31 Mei 1902
Mata uangPound Afrika Selatan
Didahului olehDigantikan oleh
Klein Vrystaat
Vryheid, KwaZulu-Natal
Koloni Transvaal

Republik Afrika Selatan (bahasa Belanda:Zuid-Afrikaansche Republiek, atau ZAR), juga dikenal sebagai Republik Transvaal, adalah negara Boer di kawasan Afrika bagian Selatan selama abad ke-19. Tidak sama dengan Republik Afrika Selatan sekarang, negara ini meliputi wilayah provinsi Transvaal. ZAR didirikan tahun 1852, dan merdeka dari tahun 1856 hingga 1877, dan dari 1881 hingga 1900 setelah Perang Boer Pertama, di mana Boer memperoleh kemerdekaan mereka dari Kekaisaran Britania.

Pada tahun 1900, ZAR dianeksasi oleh Britania Raya selama Perang Boer Kedua melalui penyerahan secara resmi pada 31 Mei 1902.

Ibu kota negara ini adalah Pretoria, dan Potchefstroom pernah menjadi pusat pemerintahan dalam waktu yang singkat. Parlemen negara ini, Volksraad, memiliki 24 anggota.

Pranala luar

Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan