Jumat, 30 Oktober 2026
22:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Zirkonium(IV) silikat

senyawa kimia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Zirkonium(IV) silikat" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2023)

Zircon atau zirconium silikat (ZrSiO4) atau yang biasa disebut sebagai pasir zirkon merupakan mineral zirconium yang paling banyak di bumi. Zircon ditemukan dalam bentuk mineral aksesori pada batuan baku hasil pembekuan magma yang kaya akan silika seperti granit, pegmatit, dan nepheline syenite. Batuan sedimen juga mengandung zircon tetapi dalam jumlah kecil. Zircon ditemukan terkonsentrasi dengan mineral berat lainnya seperti ilmenit, rutile, monazite, leucoxene, dan garnet pada pasir sungai dan pantai dengan kandungan utama besi dan titanium. Zircon memiliki titik lebur sekitar 2550 °C.[1]

Zircon juga merupakan mineral yang bersifat tahan korosi dan kestabilan pada temperatur tinggi yang baik. Zircon tidak larut dalam air tetapi larut dalam larutan asam serta dapat mengendap pada larutan basa. Pada umumnya warna dari zircon bervariasi dari putih bening, kuning, kehijauan, coklat kemerahan, kuning kecoklatan, hingga gelap. Sistem kristalnya dapat berupa monoklinik, heksagonal, tetragonal dan dipiramid. Berat jenis dari zircon 4.6 – 5.8.[2]

Berdasarkan analisis menggunakan fluoresensi sinar-X (XRF) hasil proses pemisahan menggunakan meja goyang dengan bahan baku pasir zircon yang dilakukan oleh Sajima dkk pada tahun 2012, didapat bahwa kandungan dari pasir zircon antara lain:

  • ZrO2
  • TiO2
  • SiO2
  • Fe2O3
  • P2O3
  • SnO
  • Al2O3
  • CuO
  • Cr2O3
  • NbO2

Kadar dari masing-masing penyusun pasir zircon tersebut berbeda-beda di setiap tempat karena dipengaruhi oleh proses kejadian awalnya (genesa mineral zircon), di mana kadar zircon sendiri tergantung dari sifat mineral lainnya dalam pasir zircon tersebut.[3]

Referensi

  1. ↑ Newton, C. R., 2010, Free Energy of Zircon Based on Solubility Measurments at High and Pressure, Memorial University, Canada
  2. ↑ Schuiling, D. R. G., 1976, Energies of Formation of Zircon, Thorite, and Phenacite, Utrech University, Netherland
  3. ↑ Sajima dkk, 2012, Pembuatan Konsentrat Zirkon dari Pasir Zirkon Kalimantan Barat, Prosiding Seminar Penelitian dan Pengelolaan Perangkat Nuklir, Yogyakarta
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan