Selasa, 27 Oktober 2026
00:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Zhoubi Suanjing

Zhoubi Suanjing

Bagikan:

330px-Chinese_pythagoras.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Diagram Teorema Gougu ditambahkan ke Zhoubi oleh Zhao Shuang
Hanzi tradisional: 《周髀算經》
Hanzi sederhana: 《周髀算经》
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhōubì suànjīng
- Wade-Giles: Chou-pi Suan-ching
Zhoubi
Hanzi: 《周髀》
Makna literal: Gnomon Zhou
Mengenai Gnomon dan Jalur Sirkular
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhōubì
- Wade-Giles: Chou-pi

Zhoubi Suanjing atau Chou Pei Suan Ching (Hanzi:周髀算经) adalah salah satu kitab matematika Tiongkok tertua dan terkenal.

Buku ini berasal dari masa Dinasti Zhou (1046—256 SM) dan merupakan kumpulan anonim dari 246 masalah yang dihadapi oleh Adipati Zhou dan astrolognya Shang Gao. Setiap pertanyaan diberikan jawaban numeriknya dan algoritme aritmetika yang berhubungan. Buku ini memuat salah satu dari bukti tertua pertama teorema Pythagoras.

Komentator seperti Liu Hui (263 M), Zu Geng (awal abad ke-6), Li Chunfeng (602–670 M), dan Yang Hui (1270 M) telah mengembangkan teks ini.

Rujukan

Pranala luar


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan