Rabu, 28 Oktober 2026
10:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026
Zhou Dunyi

Zhou Dunyi

Bagikan:
Zhou Dunyi
250px-Shou_Toni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir1017
Meninggal1073 (umur 56 tahun)
Filsafat
EraNeo-Konfusianisme
WilayahFilsafat Tionghoa
Neo-Konfusianisme
Zhou Dunyi

330px-%E5%BA%90%E5%B1%B1%E7%99%BD%E9%B9%BF%E6%B4%9E%E4%B9%A6%E9%99%A2%E5%91%A8%E6%95%A6%E9%A2%90%E9%93%9C%E5%83%8F.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Patung perunggu Zhou Dunyi di Akademi Grotto Rusa Putih
Hanzi tradisional: 周敦頤
Hanzi sederhana: 周敦颐
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhōu Dūnyí
- Wade-Giles: Chou Tun-i
Nama lahir
Hanzi: 周敦實
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhōu Dūnshí

Zhou Dunyi (1017–1073 Masehi), awalnya diromanisasikan menjadi Chou Tun-i, adalah seorang filsuf dan kosmolog Neo-Konfusian China yang lahir di tempat yang pada masa sekarang masuk dalam wilayah Yongzhou pada masa Dinasti Song. Ia adalah pengaruh utama dari Zhu Xi, yang merupakan arsitek Neo-Konfusianisme. Ia dihormati dan disebutkan dalam Taoisme sebagai filsuf pertama yang mempopulerkan konsep taijitu atau "simbol yin-yang".

Kehidupan

Lahir di kabupaten Yingdao di prefektur Daozhou di selatan Hunan pada 1017, Zhou aslinya bernama Zhou Dunshi. Dibesarkan oleh seorang keluarga pejabat terpelajar, ia dipaksa untuk mengganti namanya pada 1063 karena pencantuman sebuah karakter dalam nama pribadi dari Kaisar Yingzong yang baru.

Ayahnya meninggal karena ia berusia empat belas tahun dan ia dirawat oleh pamannya Zheng Xiang. Ia mendapatkan jabatan pertamanya dalam pemerintahan dari pamannya. Meskipun sangat aktif dalam karier layanan sipilnya, ia tidak pernah mendapatkan jabatan tinggi atau mendapatkan gelar "Sarjana yang Diwakilkan" (jinshi). Beberapa jabatan yang ia pegang adalah penjaga catatan distrik (1040), magistrat dalam berbagai distrik (1046–1054), supervisor staf prefektural, dan profesor direktorat pendidikan dan asisten kesempurnaan (1061–1064). Ia mengundurkan diri dari jabatan terakhirnya setahun sebelum kematiannya. Ia meninggal di dekat Gunung Lu di provinsi Jiangxi pada 1073.

Referensi

  • Adler, Joseph A. "Zhou Dunyi: The Metaphysics and Practice of Sagehood". In Wm. Theodore de Bary and Irene Bloom, eds., Sources of Chinese Tradition, edisi ke-2, vol. 1 (NY: Columbia University Press, 1999), ch. 20.
  • Arrington, R. (1999). A Companion to the Philosophers. Massachusetts, Blackwell Publishers Ltd.
  • "Zhou Dunyi." Encyclopædia Britannica. 2008. Encyclopædia Britannica Online. 17 Okt. 2008
  • Yao Xinzhong (2003). Encyclopedia of Confucianism, 1st ed. London, RoutledgeCurzon.
  • Berthrong, J (1998). Transformations of the Confucian Way. Boulder, Westview Press.
  • Chan, Wing-tsit (1986). Neo-Confucian Terms Explained. New York, Columbia University Press.
  • Chen, Keming and Weng, Jindun "Zhou Dunyi". Ensiklopedia China (Edisi Filsafat), edisi ke-1
  • Gedalecia, D (1974). "Excursion Into Substance and Function." Philosophy East and West. vol. 4, 443-451.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan