Kamis, 22 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Zev Siegl

Bagikan:

Zev Siegl (lahir 25 April 1955 di Alameda, California) adalah seorang pengusaha Amerika Serikat keturunan Yahudi. Pada tahun 1971, ia bersama guru bahasa Inggris Jerry Baldwin dan penulis Gordon Bowker mendirikan kedai pertama Starbucks Coffee dekat Pike Place Market di Seattle, Washington.[1] Siegl, mantan guru sejarah, menjadi satu-satunya karyawan bergaji pada hari-hari pertama perusahaan tersebut. Tahun 1980, ia menjual saham bisnisnya yang saat itu telah memiliki empat kedai.[2]

Zev Siegl juga merupakan pendiri Quatermaine Coffee Roasters di Washington DC dan Peerless Pie di Seattle. Sejak 2004 sampai pertengahan 2012 ia menjabat sebagai Penasihat Utama Small Business Development Center [SBDC] untuk Southwest King County (Seattle). Selama delapan tahun tersebut, ia melayani lebih dari 500 klien. SBDC adalah jaringan penasihat purnawaktu, dibayar, terlatih, bersertifikasi, dan profesional yang didanai pemerintah yang menawarkan jasanya secara cuma-cuma kepada para pengusaha kecil.

Siegl tinggal di Seattle, Washington, tempat ia aktif di dunia usaha kecil.

Catatan kaki

  1. ↑ Cassia, Fattore and Paleari, Entrepreneurial Strategy, p. 164
  2. ↑ Wilma, David (January 1, 2000). "Starbucks Coffee opens first store in Pike Place Market in April 1971. History Ink. Retrieved March 22, 2010

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan