Kamis, 22 Oktober 2026
01:50 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Zaman Angkasa

Zaman Angkasa

Bagikan:
250px-Sputnik_asm.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peluncuran satelit Sputnik 1 menandai dimulainya Zaman Angkasa.[1]
Sinyal-sinyal Sputnik 1 yang berlangsung selama 22 hari.
Sejarah teknologi

Zaman Angkasa adalah sebuah periode waktu di mana aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan perlombaan ruang angkasa, eksplorasi ruang angkasa, teknologi ruang angkasa, dan pengembangan-pengembangan kebudayaan yang dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa tersebut. Zaman Angkasa umumnya dianggap dimulai dengan Sputnik (1957).[butuh rujukan]

Permulaan

Zaman Angkasa dimulai dengan pengembangan beberapa teknologi yang terjadi pada 4 Oktober 1957, dengan peluncuran Sputnik 1 oleh Uni Soviet. Ini adalah saltelit artifisial pertama di dunia, yang mengorbit Bumi selama 98.1 menit dan memiliki berat sebesar 83 kg (183 pon). Peluncuran Sputnik 1 menandai sebuah zaman baru dari politik, ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi dikenal sebagai Zaman Angkasa.[2]

Kronologi

Seni dan arsitektur

Zaman Angkasa dinilai telah memengaruhi:

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ McDougall, Walter A (Musim Dingin 2010), "Shooting the Moon", American Heritage{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=.
  2. ↑ Garber, Steve. "Sputnik and The Dawn of the Space Age". History. NASA. Diakses tanggal 6 Mei 2013.

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri zaman angkasa di kamus bebas Wikikamus.

Media interaktif

Templat:Penerbangan ruang angkasa

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan