Minggu, 25 Oktober 2026
13:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Zahlul Badaruddin

ilmuwan dan pakar ilmu kimia Indonesia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2016)
Zahlul Badaruddin
Lahir18 Desember 1951
Meninggal2004 (umur 53)
Almamater- Universitas Pancasila, Jakarta
- Universitas Oslo, Norwegia
PekerjaanIlmuwan
Dikenal karena- Pakar ilmu kimia
- Penemu Zaghlul Integrated Unit (ZIU)
Pasangan menikahLestari Juwita
AnakAry Reynaldi, Wilma Fitriyani, dan Rima Oktoriani

Zahlul Badaruddin (lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 18 Desember 1951 - meninggal, 2004 pada umur 53 tahun) adalah seorang ilmuwan dan pakar ilmu kimia Indonesia. Ia merupakan penemu Zaghlul Integrated Unit (ZIU), suatu sistem reaktor sintesis kimia organik dengan memadukan pendekatan ilmu fisika, matematika, kimia, elektronik, dan biologi. Sistem yang diciptakannya merupakan yang pertama di Indonesia.[1]

Riwayat ringkas

Zahlul lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 18 Desember 1951. Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Lestari Juwita dan telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Ary Reynaldi, Wilma Fitriyani, dan Rima Oktoriani.

Ia mendapatkan gelar sarjana (S1) dari Universitas Pancasila pada tahun 1970-an, sedangkan gelar doktor (S3) diraihnya dari Universitas Oslo, Norwegia pada tahun 1983.

Zahlul meninggal dunia pada awal tahun 2004 pada umur 53 tahun karena penyakit ginjal yang dideritanya.

Referensi

  1. ↑ "Zahlul, Perancang Reaktor Multiguna". Kompas/Universitas Pancasila. Diakses tanggal 24 Maret 2014.{{cite web}}: Markup miring atau tebal tidak diperbolehkan dalam: |publisher=

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan