Sabtu, 03 Oktober 2026
11:33 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Yesugei

Yesugei

Bagikan:
%E4%B9%9F%E9%80%9F%E8%A9%B2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Yesükhei, potret abad ke-13.
Lihat pula: Yesu dan Yesü Möngke

Yesugei Baghatur atau Yesükhei (Mongolia Modern: Есүхэй баатар, Yesukhei baatar; meninggal pada 1171), adalah seorang pemimpin besar dari konfederasi Khamag Mongol dan ayah dari Temüjin, yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan.

Kehidupan

Yesügei adalah putra dari Bartan Baghatur, yang merupakan putra dari Khabul Khan, yang diangkat menjadi khagan oleh Dinasti Jin. Khabul Khan adalah cucu dari pemimpin Mongol Khaidu, orang pertama yang berupaya untuk menyatukan seluruh bangsa Mongol. Yesugei memiliki dua putra dari istri pertamanya: Behter dan Belgutei. Secret History of the Mongols menyatakan bahwa pada masa mudanya, Temüjin membunuh saudaranya Behter dalam sebuah pertarungan demi sebuah makanan. Namun, saudara tirinya yang lain, Belgutei, menjadi teman baiknya, dan kemudian diangkat menjadi jenderal oleh Genghis. Istri utama dan kedua Yesügei, Hoelun (seorang putri dari suku hutan Olkhunut) diculik oleh Yesügei dan saudara-saudaranya dari suami barunya.

Anak-anak Yesügei dari Hoelun terdiri dari empat putra Temüjin, (yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan), Hasar, Hachiun, Temüge, dan satu putri, Temülen.

Ketika Temüjin berusia sembilan tahun, Yesügei meninggal. The Secret History of the Mongols menyatakan bahwa ia diracun oleh bangsa Tatar ketika berbagi santapan di sebuah rumah ketika mencari putranya Temüjin.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan