Minggu, 27 September 2026
04:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Yayue

Yayue (Tionghoa: 雅樂, berarti "musik elegan") adalah jenis musik klasik Tionghoa yang dimainkan di istana. Yayue bermula pada zaman Zhou Barat. Bersamaan dengan hukum dan ritual, Yayue adalah representasi formal dari kekuasaan politik rakyat kelas atas. Yayue telah memengaruhi banyak jenis lagu istana lain di Asia Timur yakni, aak dari Korea, Gagaku dari Jepang dan nhã nhạc dari vietnam.

Berdasarkan catatan sejarah, yayue diciptakan oleh Adipati Zhou dibawah dukungan Raja Wu dari Zhou, setelah runtuhnya Dinasti Shang. Di dalam yayue dimasukkan pula unsur-unsur musik mistik kepercayaan Tionghoa purba serta pengaruh musik rakyat awal.

Kitab Lǐjì menuliskan saat-saat di mana yayue dipentaskan, yakni upacara persembahan langit dan bumi, dewata dan nenek moyang. Yayue juga dimainkan di peristiwa atau acara kenegaraan, kontes berkuda, berburu, dan untuk merayakan kemenangan perang. Yayue dicirikan dengan musik yang dianggap kaku dan formal, yang dimainkan hanya untuk rakyat kalangan atas. Beberapa di antaranya diikuti nyanyian. Sebagian besar tercatat di Kitab Shijing (Kitab Lagu).

Popularitas Yayue menurun seiring berkurangnya pengaruh musik dalam Periode Musim Semi dan Gugur. Bupati Wen dari Wei, katanya lebih suka mendengar musik rakyat Wei dan Zheng daripada Yayue yang membuatnya mengantuk. Konfusius diketahui pernah meratapi kejatuhan musik Yayue dan ritual.

Alat musik dalam yayue

Alat musik dalam pementasan Yayue banyak sekali, mulai dari alat musik tiup, petik, dan perkusi. Masing-masing dikategorikan berdasarkan material terbuatnya.

Sutera (絲)

Bambu (竹)

Kayu (木)

  • Zhu (Hanzi:柷; Pinyin:zhù) - Kotak kayu yang berbentuk mengecil ke bawah, yang dimainkan dengan dipukul menggunakan tongkat di bagian dalamnya untuk membuat bunyi atau menandakan jeda. Ia menandakan permulaan suatu bagian pementasan. Bentuk Zhu serupa dengan lesung
  • Yu (Hanzi:敔; Pinyin:yǔ) - Alat musik yang berbentuk patung harimau/ukiran macan yang berpunggung gerigi, yang dimainkan dengan hanya menggesek kayu/tongkat kecil di atasnya untuk menandakan akhir suatu bagian pementasan

Batu (石)

  • Bianqing (simplified: 编磬; traditional: 編磬; pinyin: biānqìng) - Kumpulan batu-batu bernada yang digantung di rak dan dimainkan dengan dipukul memakai palu kayu. Bentuk batu-batu bernada serupa dengan cangkuk

Metal (金)

Tanah (土)

  • Xun (塤; pinyin: xūn) - Okarina (alat musik tiup) yang terbuat dari tanah liat bakar

Labu (匏)

  • Sheng (Hanzi:笙; Pinyin:shēng) - Harmonika atau organ tiup khas Tiongkok yang memiliki banyak pipa vertikal
  • Yu (Hanzi:竽; Pinyin:yú) - Organ mulut yang serupa dengan sheng namun lebih besar

Kulit (革)

  • Gu - (鼓) - Drum

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan