Senin, 26 Oktober 2026
10:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Yax Ehb Xook

Yax Ehb Xook

Bagikan:
Yax Ehb Xook
Ajaw dari Tikal
250px-Yax_Ehb_Xook.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Glif Yax Ehb Xook
Berkuasaskt. 90 M
PendahuluCiptaan baru
PenerusJaguar Berdaunan
AgamaAgama Maya

Yax Ehb Xook,[Catatan 1] juga dikenal sebagai Yax Moch Xok dan Yax Chakte'I Xok, (skt. 90 M) merupakan pendiri dinasti dan ajaw Maya negara-kota Tikal. Ia memerintah pada sekitar tahun 90 M.[1]

Perkiraan sebelumnya telah menempatkan pendiri pada tahun 170-235 M atau 219-238 M. Tapi rentang ini telah diturunkan dengan menempatkan kematian penguasa kesembilan Chak Tok Ich'aak I yang meninggal pada tahun 378 M. Sebenarnya, Chak Tok Ich'aak I, adalah penguasa keempat belas Tikal dan bukan yang kesembilan. Sebelumnya tanggal dasar ini hanya memperkuat peran penting Tikal dalam asal-usul peradaban Klasik di Dataran Rendah Maya, menyinkronkannya dengan perkembangan di Dataran Tinggi dan Pantai Pasifik yang secara tradisional telah ditetapkan praklasik Maya tetapi memiliki sebagian besar keunggulan dari peradaban Klasik Awal.[2][3]

Catatan

  1. ↑ Nama penguasa, ketika ditranskripsikan adalahYAX-E:B -XO:K?, diterjemahkan "Langkah Pertama Hiu?", Martin & Grube 2008, hlm. 26.

Catatan kaki

  1. ↑ Martin & Grube 2008, p.26.
  2. ↑ Martin & Grube 2008, pp.26-27.
  3. ↑ "Yax Ehb' Xook". Mesoweb. Mesoweb Publications. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 11 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Martin, Simon; Nikolai Grube (2008). Chronicle of the Maya Kings and Queens: Deciphering the Dynasties of the Ancient Maya (Edisi 2). London and New York: Thames & Hudson. ISBN 9780500287262. OCLC 191753193.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Ciptaan baru
Ajaw Tikal
skt.90 M
Diteruskan oleh:
Jaguar Berdaunan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan