Jumat, 30 Oktober 2026
19:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Yang Gi-tak

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Yang Gi-tak" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Yang Gi-tak
양기탁
梁起鐸
[[Presiden Pemerintahan Sementara Republik Korea]]9
Masa jabatan
1933–1935
PendahuluYi Dongnyeong
PenggantiYi Dongnyeong
Informasi pribadi
Lahir(1871-04-02)2 April 1871
Meninggal20 April 1938(1938-04-20) (umur 67)

Templat:Korean membutuhkan parameter |hangul=.

Yang Gi-tak
Hangul
Hanja
Alih AksaraYang Gi-tak
McCune–ReischauerYang Kit'ak
Nama pena
Hangul
우강
Hanja
Alih AksaraUgang
McCune–ReischauerUgang

Yang Gi-tak (2 April 1871 – 20 April 1938) adalah salah satu pemimpin gerakan kemerdekaan Korea yang menjabat sebagai presiden ke-9 Pemerintahan Sementara Republik Korea mulai dari tahun 1933 hingga 1935.

Pada tahun 1904, Yang dan seorang jurnalis Inggris Ernest Bethell pertama kali menerbitkan Daehan Maeil Sinbo (Hangul: 대한매일신보), sebuah surat kabar yang menyuarakan penentangan terhadap penjajahan Jepang. Surat kabar ini menjadi penerang bagi banyak orang Korea yang tidak mengetahui masalah sehari-hari, dan juga memainkan peran kunci dalam memimpin Gerakan Pembayaran Utang Nasional.

Pada tahun 1907, Yang memainkan peran kunci dalam mengatur Asosiasi Rakyat Baru (Hangul: 신민회;Hanja: 新民會;RR: Sinminhoe) untuk mempromosikan industri dan kemerdekaan Korea.[1]

Catatan

  1. ↑ Carter J. Eckert, Ki-baik Lee, Young Ick Lew, Michael Robinson, and Edward W. Wagner, Korea Old and New: A History (Seoul: Ilchokak / Korea Institute, Harvard University, 1990), 246.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Yi Dongnyeong
Presiden Pemerintahan Sementara Republik Korea
1933–1935
Diteruskan oleh:
Yi Dongnyeong


40px-Korea_people_stub_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Korea Selatan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan