Minggu, 27 September 2026
00:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Erga kai Hemerai

Erga kai Hemerai

330px-Werke_und_Tage.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erga kai Hemerai cetakan tahun 1539.

Erga kai Hemerai (bahasa Yunani:Ἔργα καὶ Ἡμέραι, bahasa Latin: Opera et Dies) adalah puisi Yunani kuno yang ditulis oleh Hesiodos sekitar 700 SM. Erga kai Hemerai terdiri dari sekitar 800 baris. Puisi ini menceritakan terutama mengenai kehidupan manusia dalam mitologi Yunani, khususnya tentang asal mula penderitaan umat manusia, yakni cerita mengenai Prometheus dan Pandora, serta kisah Lima Zaman Manusia.

Pada dasarnya puisi in adalah kalender pertanian yang di dalamnya Hesiodos memberi instruksi pada saudaranya Perses mengenai ilmu pertanian. Para sejarawan melihat Erga kai Hemerai sebagai perlawanan terhadap krisis pertanian yang melanda daratan Yunani, yang mendorong gelombang ekspedisi kolonial bangsa Yunani dalam mencari tanah baru. Dalam pusisinya ini, Hesiodos juga menasehati saudaranya tentang bagaimana cara menjalani hidup dengan baik.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi Yunani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan